Corona Global Menurun Tapi Justru Naik Terus di Eropa, Ini Penyebabnya

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 12:49 WIB
Ilustrasi pasien di rumah sakit
ilustrasi (Foto: iStock)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa kasus COVID-19 di Eropa telah meningkat selama tiga minggu berturut-turut. Badan kesehatan PBB itu pun menyerukan kehati-hatian seiring aktivitas kerja, perjalanan dan rekreasi kembali normal.

Seperti diberitakan CNBC.com, Kamis (21/10/2021), Eropa adalah satu-satunya wilayah di antara enam wilayah negara anggota WHO di mana kasus COVID-19 meningkat, demikian ditulis para peneliti dalam pembaruan epidemiologi WHO yang diterbitkan Selasa (19/1) waktu setempat. Ada lebih dari 1,3 juta kasus infeksi virus Corona yang dilaporkan di seluruh benua itu selama sepekan yang berakhir Minggu (17/10) lalu, melonjak 7% dari tujuh hari sebelumnya.

"Itu tiga minggu peningkatan progresif," kata Dr. Mike Ryan, direktur eksekutif program darurat kesehatan WHO, dalam tanya jawab yang disiarkan di saluran media sosial WHO.

"Jadi, sementara kurva global secara keseluruhan terlihat seperti sedang menurun, Eropa telah naik tiga minggu berturut-turut," imbuhnya.

Situasi di Eropa sebagian didorong oleh lonjakan kasus di Ceko, Hongaria, dan Polandia, di mana Ryan mengatakan kasus COVID-19 melonjak 50% selama seminggu terakhir. Dengan mendekatnya musim dingin, Ryan mengatakan COVID sudah mulai membebani sistem perawatan kesehatan di beberapa negara, membatasi ketersediaan tempat tidur perawatan intensif.

Ryan menyalahkan lonjakan kasus itu, setidaknya sebagian, pada pelonggaran pembatasan COVID-19.

"Belahan bumi utara sedang menuju musim dingin, dan kita perlu khawatir tentang peningkatan di seluruh Eropa saat kita memasuki akhir musim gugur," kata Ryan.

Simak Video: Kasus Corona di Dunia: AS Tertinggi, Indonesia Posisi ke-14

[Gambas:Video 20detik]