Penumpang Diam Saja Lihat Wanita Diperkosa di Kereta AS, Diduga Merekam

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 12:34 WIB
Jumlah kematian akibat virus Corona di Amerika Serikat terus bertambah drastis. Bahkan dalam waktu 24 jam terakhir, 4.491 kematian dilaporkan di negeri itu.
Ilustrasi (dok. AP Photo)
Philadelphia -

Kasus pemerkosaan seorang wanita di dalam kereta komuter di Philadelphia, Amerika Serikat (AS), memicu keresahan karena para penumpang lainnya dilaporkan hanya diam saja. Sejumlah penumpang lainnya bahkan dilaporkan terlihat mengangkat telepon genggam mereka saat pemerkosaan terjadi.

Seperti dilansir CNN dan Associated Press, Selasa (19/10/2021), kepolisian setempat meyakini tidak ada satupun saksi di dalam kereta yang menghubungi 911 untuk melaporkan pemerkosaan itu. Kini kepolisian setempat tengah menyelidiki apakah ada penumpang yang sengaja merekam pemerkosaan itu.

Tindak pemerkosaan itu terjadi di dalam rangkaian kereta komuter yang melaju di jalur Market-Frankford Line, Philadelphia, pada Rabu (13/10) malam, pekan lalu. Keseluruhan tindak penyerangan seksual itu terekam kamera keamanan di dalam kereta.

Otoritas Transportasi Pennsylvania Tenggara (SEPTA) yang mengelola jalur itu mengungkapkan bahwa ada sejumlah penumpang lain di dalam kereta yang melihat pemerkosaan itu, namun tidak berusaha menghentikannya juga tidak melapor ke pihak berwenang.

Pemerkosaan ini dilaporkan oleh seorang pegawai SEPTA yang berada di sekitar kereta saat kereta berhenti di salah satu stasiun dan menyadari 'ada yang tidak beres'. Ketika pegawai SEPTA itu masuk ke dalam kereta, dia melihat penyerangan sedang berlangsung dan segera menghubungi 911.

Tersangka pemerkosaan itu telah ditangkap dan dijerat sejumlah dakwaan termasuk pemerkosaan. Kini tersangka ditahan di penjara Delaware County.

Dokumen penangkapan tersangka, yang diidentifikasi sebagai Fiston Ngoy (35), menyebutkan bahwa tersangka melecehkan, meraba dan akhirnya memperkosa korban dalam insiden yang berlangsung selama 40 menit.

Para penyidik menyatakan dalam dokumen tersebut bahwa tersangka dan korban sama-sama naik kereta di stasiun yang sama di Philadelphia Utara pada Rabu (14/10) malam. Tersangka disebut duduk di sebelah korban sekitar 1 menit setelah dia naik kereta, atau sesaat usai pukul 21.15 waktu setempat.

Lihat juga Video: Korban Dugaan Pencabulan di Luwu Timur Batal Diperiksa Dokter Kandungan

[Gambas:Video 20detik]