Geger Wanita Diperkosa di Kereta AS, Para Penumpang Diam Saja!

ADVERTISEMENT

Geger Wanita Diperkosa di Kereta AS, Para Penumpang Diam Saja!

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 10:24 WIB
Poster
Ilustrasi (dok. detikcom/Edi Wahyono)
Philadelphia -

Mengerikan! Seorang wanita diperkosa di dalam sebuah kereta komuter di pinggiran Philadelphia, Amerika Serikat (AS). Yang mengejutkan, pemerkosaan terjadi di hadapan sejumlah penumpang kereta lainnya, yang menurut polisi, tidak melakukan tindakan apapun untuk menolong korban.

Seperti dilansir Associated Press, Selasa (19/10/2021), Inspektur Timothy Bernhardt dari Departemen Kepolisian Upper Darby menuturkan bahwa polisi dipanggil ke stasiun 69th Street pada Rabu (13/10) malam, pukul 22.00 waktu setempat, pekan lalu, setelah terjadi penyerangan seksual di dalam kereta yang melaju di jalur Market-Frankford Line.

Seorang pegawai Otoritas Transportasi Pennsylvania Tenggara (SEPTA) yang ada sekitar kereta menghubungi polisi untuk melaporkan bahwa 'ada yang tidak beres' dengan seorang penumpang wanita di dalam kereta.

Personel Kepolisian SEPTA -- khusus mengurusi sistem transit massal di Pennsylvania -- menunggu di perhentian selanjutnya dan mendapati seorang wanita yang menjadi korban pemerkosaan. Polisi juga langsung menangkap seorang pria yang menjadi tersangka pemerkosaan.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit. Bernhardt menyebut korban sebagai 'wanita yang luar biasa kuat' yang memberikan banyak informasi kepada polisi. Disebutkan juga bahwa korban tidak mengenal pelaku.

Keseluruhan tindak penyerangan seksual itu terekam dalam video kamera keamanan di dalam kereta, yang juga menunjukkan adanya sejumlah orang lainnya di dalam kereta saat tindak pidana itu terjadi.

"Ada banyak orang, yang menurut pendapat saya, seharusnya melakukan intervensi; seseorang seharusnya melakukan sesuatu," ucap Bernhardt dalam pernyataannya.

Lihat juga Video: Pengakuan Anak Tersangka Diperkosa Kapolsek, Diimingi Ayahnya Bebas

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT