Israel Tolak Keras Rencana AS Buka Lagi Konsulat di Yerusalem

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 18:29 WIB
Kedubes AS di Tel Aviv, Israel
Ilustrasi (dok. diplomatic.state.gov)
Tel Aviv -

Pemerintah Israel menegaskan akan tetap menolak rencana Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Konsulatnya di Yerusalem. Konsulat AS diketahui secara tradisional menjadi basis untuk jangkauan diplomatik bagi warga Palestina.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (12/10/2021), penegasan itu disampaikan oleh Menteri Kehakiman Israel, Gideon Saar, dalam konferensi yang digelar surat kabar Jerusalem Post.

Konsulat AS di Yerusalem ditutup tahun 2019 dan dilebur ke dalam Kedutaan Besar AS, yang dipindah ke Yerusalem dari Tel Aviv tahun 2018 lalu oleh pemerintahan Presiden AS saat itu, Donald Trump. Langkah itu dipuji Israel, tapi dikecam Palestina, yang menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota bagi negaranya di masa depan.

Presiden Joe Biden, pengganti Trump, ingin membuka kembali Konsulat AS di Yerusalem untuk memulihkan hubungan dengan Palestina. Konsulat AS di Yerusalem sebelumnya digunakan untuk mengakomodir warga Palestina.

"Tidak mungkin, tidak mungkin," tegas Saar ketika ditanya apakah pembukaan Konsulat AS di Yerusalem akan dilanjutkan.

"Itu membutuhkan persetujuan Israel," imbuhnya.

"Kami tidak akan berkompromi dalam isu ini," ucap Saar menegaskan kembali.