International Updates

Korut Tembakkan Rudal Anti-Pesawat Terbaru, Israel Buka Kedutaan di Bahrain

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 01 Okt 2021 16:14 WIB
Korea Utara (Korut) telah berhasil menguji coba rudal hipersonik pada Selasa (28/9) waktu setempat. Ini akan menjadi kemajuan terbaru negara bersenjata nuklir tersebut dalam teknologi senjata.
saat rudal hipersonik diluncurkan Korea Utara (Foto: AP Photo/Ahn Young-joon)
Jakarta -

Korea Utara (Korut) mengklaim telah berhasil menembakkan rudal anti-pesawat terbaru. Ini merupakan langkah terbaru dalam serangkaian uji coba senjata oleh negara bersenjata nuklir itu.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (1/10/2021), kantor berita resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA) melaporkan, rudal anti-pesawat tersebut memiliki "kinerja tempur yang luar biasa" dan termasuk kontrol kemudi kembar dan teknologi baru lainnya.

Sebuah foto di surat kabar resmi Rodong Sinmun menunjukkan sebuah rudal naik miring ke langit dari kendaraan peluncuran pada hari Kamis (30/9) waktu setempat.

Kementerian pertahanan Korea Selatan mengatakan kepada AFP bahwa mereka tidak dapat segera mengkonfirmasi peluncuran terbaru tersebut.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (1/10/2021):

- Mantan Presiden Prancis Dibui 1 Tahun terkait Dana Kampanye Ilegal

Pengadilan Prancis menjatuhkan hukuman satu tahun penjara terhadap mantan Presiden Nicolas Sarkozy dalam kasus dana kampanye ilegal untuk pencapresan dirinya tahun 2012 lalu. Ini menjadi hukuman penjara kedua yang diterima Sarkozy setelah tujuh bulan sebelumnya dia dihukum bui atas kasus korupsi.

Namun, seperti dilansir AFP, Jumat (1/10/2021), Sarkozy (66) tidak akan menjalani masa hukumannya di dalam bui sesuai dengan vonis yang dijatuhkan pengadilan Prancis pada Kamis (30/9) waktu setempat.

Putusan pengadilan menetapkan bahwa Sarkozy bisa menjalani masa hukumannya di rumah dengan mengenakan gelang elektronik.

Sarkozy tidak hadir di persidangan saat putusan dibacakan oleh hakim. Dalam persidangan, Sarkozy dinyatakan telah 'secara sukarela abai untuk mengawasi pengeluaran yang terjadi'.

- Anggota Taliban Diperintahkan Keluar dari Rumah Warga yang Dikuasai

Kelompok Taliban memerintahkan para anggotanya untuk meninggalkan rumah-rumah warga yang dikuasai sejak bulan lalu saat kelompok ini mengambil alih kekuasaan di Afghanistan.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (1/10/2021), perintah ini dinilai sebagai upaya nyata untuk menerapkan ketertiban di antara para petempur Taliban.

Perintah tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Taliban, Hasan Akhund, menyusul pernyataan publik baru-baru ini oleh para pejabat Taliban yang mengisyaratkan rencana meningkatkan organisasi dan para petempur.

Ditegaskan dalam perintah tersebut bahwa para anggota Taliban yang tergabung dalam badan pertahanan, dalam negeri dan intelijen yang tinggal di rumah-rumah pribadi yang mereka kuasai perlu 'melapor kembali ke pangkalan-pangkalan militer' di berbagai wilayah Afghanistan.

- Israel Buka Kedutaan, Bahrain: Ini untuk Menyebarkan Perdamaian

Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Yair Lapid memulai kunjungan penting ke Bahrain untuk membuka kedutaan Israel, satu tahun setelah normalisasi hubungan yang dimediasi Amerika Serikat.

Diplomat top Israel itu mendarat di bandara Manama pada Kamis (30/9) waktu setempat, lebih dari satu jam sebelum penerbangan Gulf Air A320 lepas landas ke arah yang berlawanan untuk penerbangan komersial pertama antara kedua negara.