Corona Melonjak Usai Libur Panjang di Korsel, Lampaui 3.000 Kasus Sehari

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 25 Sep 2021 19:06 WIB
Warga Korsel bersiap untuk merayakan Chuseok di tengah pandemi COVID-19. Stasiun kereta hingga bandara pun mulai ramai warga yang akan mudik ke kampung halaman.
Ilustrasi (dok. AP Photo/Ahn Young-joon)
Seoul -

Kasus virus Corona (COVID-19) di Korea Selatan (Korsel) tercatat melonjak setelah libur panjang selama tiga hari pada pekan ini. Kasus harian Corona di Korsel melampaui 3.000 kasus untuk pertama kalinya.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (25/9/2021), Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) melaporkan bahwa 3.273 kasus Corona terdeteksi dalam 24 jam terakhir.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.245 kasus di antaranya merupakan kasus penularan lokal atau penularannya terjadi di tengah masyarakat dan 28 lainnya merupakan kasus impor atau penularannya terjadi di luar negeri.

Dengan lonjakan itu, maka total kasus Corona di Korsel saat ini mencapai 298.402 kasus, dengan total 2.441 kematian.

Sementara itu, Direktur KDC, Jeong Eun-Kyeong, menyatakan bahwa lebih dari 77 persen kasus penularan lokal terbaru terdeteksi di area Seoul dan sekitarnya, yang menjadi tempat tinggal bagi separuh populasi total Korsel -- 52 juta jiwa.

"Kami memperkirakan lonjakan dalam perjalanan selama liburan Thanksgiving, juga peningkatan orang-ke-orang, bisa menjadi alasan utama peningkatan tajam," sebutnya.

Ditambahkan Jeong bahwa varian Delta berkontribusi dalam lonjakan kasus Corona ini. Dia juga memperkirakan bahwa kasus harian Corona masih akan melonjak dalam satu atau dua pekan ke depan dan mengimbau warga menunda atau membatalkan acara perkumpulan dalam periode itu.