Partai Pro-Putin Unggul Sementara dalam Pemilu Parlemen Rusia

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 15:06 WIB
Russian President Vladimir Putin speaks via video call during a news conference in Moscow, Russia, Thursday, Dec. 17, 2020. This year, Putin attended his annual news conference online due to the coronavirus pandemic. (Aleksey Nikolskyi, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)
Vladimir Putin (dok. Aleksey Nikolskyi, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)

Hasil pemilu parlemen tahun ini diperkirakan tidak akan mengubah pemetaan politik, dengan Putin, yang telah berkuasa sebagai Presiden maupun Perdana Menteri sejak tahun 1999, masih mendominasi menjelang pemilu presiden tahun 2024 mendatang. Meskipun Putin sendiri belum mengumumkan pencalonannya.

Putin dijadwalkan akan menyampaikan pernyataan terbaru pada Senin (20/9) waktu setempat.

Pemimpin berusia 68 tahun ini masih menjadi tokoh populer dengan banyak warga Rusia memujinya karena berani menghadapi negara-negara Barat dan memulihkan kebanggaan nasional.

Dengan hasil sementara itu, perayaan telah digelar di markas Partai United Russia, dengan Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin yang merupakan sekutu dekat Putin meneriakkan 'Putin! Putin! Putin!' di hadapan kerumunan orang yang melambaikan bendera.

Secara terpisah, Golos -- kelompok pemantau pemilu yang dituduh menjadi agen asing oleh otoritas Rusia -- mencatat terjadinya ribuan pelanggaran termasuk ancaman terhadap pemantau pemilu dan saat pengisian surat suara, yang contohnya terang-terangan beredar di media sosial, dengan sejumlah individu tertangkap kamera menambahkan surat suara ke dalam kotak suara.


(nvc/ita)