Round-Up

Strategi Trump saat Lihat Kesempatan Pimpin Paman Sam Lagi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 22:36 WIB
Donald Trump kini dijerat kasus pajak usai lolos dari pemakzulan, bagaimana perkembangan penyelidikannya?
Donald Trump (Foto: BBC World)

Strategi Trump

Trump dilaporkan mempekerjakan seorang staf komunikasi baru untuk peningkatan aktivitas kampanye ditambahkan ke dalam jadwal musim gugurnya termasuk di wilayah Lowa, Florida dan Georgia yang merupakan swing states.

Seorang sumber lainnya berbicara mengenai rencana Trump. Meski begitu, Trump disebut belum final memutuskan maju tidaknya capres.

"Dia (Trump-red) benar-benar belum memutuskan, tapi kita semua berpikir dia akan mencalonkan diri ... dia ingin mendapatkan posisi di mana itu adalah operasi turnkey yang sebelumnya dia setujui. Jadi dia memaksimalkan posisinya ... PAC (Komisi Aksi Politik Trump) membantu memenangkan kembali DPR dan Senat. Jika dia melakukan itu, membuat posisinya lebih kuat," kata sumber yang tidak disebut namanya itu.

Penasehat Trump Angkat Bicara

Penasihat kampanye Trump, Jason Miller, menyebut kesempatan Trump untuk maju menjadi capres sekitar 99 persen. "Antara 99 dan 100 persen. Saya pikir dia pasti mencalonkan diri pada tahun 2024. Saya memiliki percakapan yang baik dengannya semalam. Saya akan menemuinya dalam beberapa hari lagi," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan anggota Kongres AS dari Partai Republik, Jim Jordan, yang mewakili Ohio. "Saya tahun demikian (Trump akan maju capres). Saya berbicara dengannya kemarin. Dia siap mengumumkan setelah semua kegilaan di Afghanistan ini," ucap Jordan yang berbicara dengan Trump pekan lalu.

Bila rencana maju sebagai capres pada 2024 nanti, Trump akan berusia 78 tahun. Hal itu menjadikannya lebih tua bahkan dari Ronald Reagan saat mengakhiri masa jabatan periode kedua.


(isa/fas)