Round-up

Strategi PM Malaysia Gandeng Parlemen Kala Terus Didesak Undur Diri

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 05:00 WIB
(FILES) In this file photo taken on March 9, 2020, Malaysias Prime Minister Muhyiddin Yassin unveils his new cabinet at the Prime Ministers Office in Putrajaya. - The biggest party in Malaysias ruling coalition said July 8, 2021 it was withdrawing support for the embattled prime minister and urged him to step down to make way for a new leader. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)
Muhyiddin Yassin (AFP/MOHD RASFAN)
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Malaysia, Muhyiddin Yassin, menegaskan tak akan mengundurkan diri dari jabatannya di tengah seruan banyak pihak. Untuk menghadapi banyak desakan Muhyiddin lantas menggandeng parlemen.

Muhyiddin menyatakan dirinya akan mengajukan mosi kepercayaan ke parlemen. Mosi ini akan dilakukan pada September mendatang.

Seperti dilansir The Star dan Channel News Asia, Rabu (4/8/2021), Muhyiddin meyakini dirinya akan bisa membuktikan dukungan mayoritas untuknya di parlemen dalam voting mosi kepercayaan tersebut.

Penegasan ini disampaikan Muhyiddin setelah melakukan audiensi dengan Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong, Al-Sultan Abdullah, di Istana Negara pada Rabu (4/8) pagi waktu setempat.

"Saya menyadari posisi saya sebagai Perdana Menteri selalu dipertanyakan," ucap Muhyiddin dalam pernyataannya usai bertemu Sultan Abdullah.

Dalam audiensi itu, Sultan Abdullah memberitahu Muhyiddin bahwa ada delapan anggota parlemen dari Partai UMNO yang menulis surat kepada ketua parlemen soal pencabutan dukungan untuknya. UMNO diketahui merupakan anggota koalisi pemerintahan Perikatan Nasional yang dipimpin oleh Muhyiddin.

Disebutkan juga oleh Muhyiddin bahwa dirinya telah menerima deklarasi statutory (SD) dari sejumlah anggota parlemen yang menyatakan dukungan untuknya.

"Selama audiensi, saya memberitahu Raja bahwa saya telah menerima sejumlah SD dari para anggota parlemen yang memberikan saya kepercayaan bahwa saya masih memiliki mayoritas saat ini," ungkapnya.

"Dengan demikian, pengunduran diri saya di bawah pasal 43(4) Konstitusi Federal tidak mencuat," tegas Muhyiddin dengan jajaran menteri kabinetnya berdiri di belakangnya.

Simak video 'Parlemen Malaysia Ditutup, Oposisi Memprotes':

[Gambas:Video 20detik]