Varian Delta Merajalela, Australia Catat Kematian Termuda Akibat Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 14:29 WIB
Sejumlah negara bagian di Australia mengumumkan penutupan kota (lockdown), Senin (28/6). Hal itu untuk mengantisipasi virus Corona Delta yang lebih cepat menular dari varian biasanya. Berikut pemandangan sunyi di kota benua kanguru itu.
Ilustrasi (dok. Getty Images/Lisa Maree Williams)
Sydney -

Otoritas negara bagian New South Wales di Australia melaporkan salah satu kematian termuda akibat virus Corona (COVID-19). Seorang pemuda berusia 20-an tahun tanpa penyakit bawaan meninggal dunia usai terinfeksi Corona.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (4/8/2021), pemuda berusia 20-an tahun yang tidak disebut namanya itu dilaporkan meninggal dunia di rumahnya yang ada di kota Sydney, yang tengah dilanda wabah baru Corona akibat penyebaran cepat varian Delta yang sangat mudah menular.

Pemuda tersebut tidak memiliki penyakit bawaan dan belum divaksin Corona. Otoritas setempat menyebut kondisi pemuda itu memburuk dengan cepat setelah sebelumnya mengeluhkan gejala ringan Corona.

Kematian pemuda 20-an tahun yang disebut sebagai salah satu kematian termuda akibat Corona di Australia ini terjadi ketika kota Sydney -- kota terbesar di Australia -- memberlakukan lockdown terhadap 5 juta warganya selama enam pekan terakhir.

Otoritas kota Sydney tengah berjuang keras mengatasi penyebaran varian Delta ketika kurang dari 20 persen warganya telah divaksinasi Corona.

Pemuda 20-an tahun itu merupakan salah satu dari dua kematian Corona yang dilaporkan di New South Wales dalam 24 jam terakhir.

Negara bagian itu juga mencatat 233 kasus baru Corona dalam sehari -- mendekati rekor tertinggi dalam 16 bulan terakhir.

Tonton juga Video: Lockdown di Sydney Berkepanjangan, Qantas Liburkan 2.500 Staf

[Gambas:Video 20detik]