International Updates

Kematian Corona di India Tembus 200.000 Orang, Masjid Jadi Tempat Perawatan

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 28 Apr 2021 17:53 WIB
A relative of a person who died of COVID-19 is consoled by another during cremation in Jammu, India, Sunday, April 25, 2021. Delhi has been cremating so many bodies of coronavirus victims that authorities are getting requests to start cutting down trees in city parks, as a second record surge has brought Indias tattered healthcare system to its knees. (AP Photo/Channi Anand)
Ilustrasi -- Prosesi kremasi jenazah korban Corona (dok. AP/Channi Anand)
Jakarta -

Angka kematian akibat virus Corona (COVID-19) di India telah menembus 200.000 orang sejauh ini. Masjid-masjid di negara tersebut diubah menjadi tempat perawatan pasien Corona karena banyak yang tidak mendapatkan tempat tidur dan pasokan oksigen di rumah sakit setempat.

India juga kembali mencetak rekor dunia dengan melaporkan 360.960 kasus Corona dalam 24 jam terakhir. Lonjakan kasus Corona di India diduga sebagian disebabkan kemunculan varian baru dan digelarnya kampanye politik juga festival keagamaan yang dihadiri banyak orang tanpa mematuhi protokol kesehatan.

Sementara itu, kelompok dan warga Muslim di India mengulurkan tangan untuk membantu para pasien kritis yang membutuhkan pasokan oksigen dan tempat tidur untuk perawatan di tengah lonjakan kasus Corona.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Rabu (28/4/2021):

- Kapal Perang AS Lepas Tembakan Peringatan ke Kapal Iran!

Sebuah kapal perang Amerika Serikat (AS) melepaskan tembakan peringatan ke arah tiga kapal cepat militer Iran yang berlayar di perairan Teluk, pekan ini. Tembakan peringatan dilepaskan kapal AS setelah tiga kapal militer Iran melaju terlalu dekat.

Seperti dilansir AFP, Rabu (28/4/2021), tiga kapal serbu cepat yang dioperasikan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGCN) mendekat dalam jarak 62 meter dari USS Firebolt dan kapal Penjaga Pantai AS Baranoff pada Senin (26/4) waktu setempat, di wilayah perairan internasional yang ada di bagian utara perairan Teluk.

"Awak-awak AS memberikan beberapa peringatan via radio bridge-to-bridge dan perangkat pengeras suara," demikian pernyataan Armada Kelima AS pada Angkatan Laut AS.

Namun kapal-kapal Iran itu malah bergerak semakin mendekati kapal perang AS. "Awak Firebolt kemudian melepaskan tembakan peringatan, dan kapal-kapal IRGCN bergerak menjauh ke jarak aman dari kapal-kapal AS," imbuh pernyataan tersebut.

- Loh! Putra Mahkota Saudi Ungkap Keinginan Hubungan Baik dengan Iran

Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), melontarkan pernyataan bernada damai saat berbicara soal Iran, yang menjadi musuh bebuyutan Saudi. MBS mengakui dirinya menginginkan hubungan 'baik' dengan Iran.

Seperti dilansir AFP, Rabu (28/4/2021), pernyataan melunak ini disampaikan MBS setelah sejumlah sumber menyebut Saudi dan Iran menggelar pembicaraan rahasia di Baghdad, Irak.

Dalam wawancara terbaru yang ditayangkan pada Selasa (27/4) malam waktu setempat, MBS mencetuskan hubungan baik antara Saudi dan Iran.

"Iran merupakan negara tetangga, dan semua yang kami inginkan adalah hubungan yang baik dan spesial dengan Iran," ucap MBS dalam wawancara tersebut.

- Angka Kematian Corona di India Tembus 200.000 Orang

India lagi-lagi mencetak rekor tertinggi untuk tambahan kematian dalam sehari, dengan lebih dari 3.000 orang dilaporkan meninggal akibat virus Corona (COVID-19) dalam 24 jam terakhir. Secara total, lebih dari 200 ribu orang meninggal akibat Corona di berbagai wilayah India.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Rabu (28/4/2021), data resmi Kementerian Kesehatan India melaporkan 3.293 kematian dalam sehari di wilayahnya. Angka ini merupakan angka kematian Corona tertinggi yang pernah tercatat di India dalam sehari.

Secara total, menurut data resmi Kementerian Kesehatan India, ada 201.187 kematian akibat Corona yang kini tercatat di India. Meskipun banyak pakar kesehatan mencurigai bahwa angka kematian sebenarnya jauh lebih tinggi dari itu.

- Corona Menggila, Masjid-masjid di India Jadi Tempat Perawatan Pasien

Di tengah situasi tak terkendali yang dipicu lonjakan kasus virus Corona (COVID-19), kelompok dan warga Muslim di India mengulurkan tangan untuk membantu para pasien kritis yang membutuhkan pasokan oksigen dan tempat tidur untuk perawatan.

Seperti dilansir Arab News, Rabu (28/4/2021), lonjakan kasus Corona di India membuat kewalahan sistem layanan kesehatan setempat, dengan rumah-rumah sakit setempat kekurangan tempat tidur pasien, pasokan oksigen, dan obat-obatan.

Kelompok dan warga Muslim di India dilaporkan mengubah masjid-masjid setempat menjadi fasilitas perawatan pasien Corona. Salah satunya Masjid Jahangirpura di kota Vadodara, Gujarat. Masjid tersebut diubah menjadi fasilitas dengan 50 tempat tidur untuk merawat pasien yang terinfeksi Corona.

- China Siap Bantu, India Mau?

Otoritas China menawarkan bantuan untuk negara-negara Asia Selatan dalam mengakses vaksin virus Corona (COVID-19). China juga menyatakan pihaknya siap mendukung dan membantu India yang kini tengah dilanda lonjakan kasus Corona.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (28/4/2021), China dan India diketahui bersitegang terkait sengketa perbatasan dalam beberapa bulan terakhir.

Pekan ini, China mengundang negara-negara Asia Selatan hadir dalam video conference yang menjelaskan tawaran bantuan akses vaksin Corona.

Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri China, Wang dalam video conference itu menyampaikan kesediaan China untuk menyalurkan cadangan pasokan darurat kepada negara-negara Asia Selatan yang sedang berperang melawan Corona.

(nvc/nvc)