International Updates

AS-Inggris Kirim Bantuan Medis ke India, Warga Asia Diinjak Kepalanya di AS

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 26 Apr 2021 18:30 WIB
Virus Corona di India terus mengganas. Pemerintah India pada Kamis (22/4) ini melaporkan lebih dari 300.000 kasus infeksi virus Corona selama 24 jam terakhir.
Ilustrasi -- Rumah sakit di India kewalahan menangani aliran pasien Corona (dok. AP Photo)

- Pria Spanyol Positif Corona Ngotot Kerja, 22 Orang Tertular

Seorang pria di Spanyol didakwa melakukan tindak pidana setelah menularkan virus Corona (COVID-19) terhadap 22 orang lainnya. Pria ini mengalami gejala-gejala Corona namun bersikeras tetap masuk kerja, bahkan sengaja batuk-batuk tanpa masker di hadapan rekan-rekan kerjanya.

Seperti dilansir Associated Press dan AFP, Senin (26/4/2021), pria berusia 40 tahun yang tidak disebut identitasnya ini, telah dijerat dakwaan secara sengaja memicu cedera pada orang lain terkait perilaku sembrono yang membuat 22 orang lainnya tertular Corona dari dirinya.

Kepolisian Spanyol mulai menyelidiki kasus ini setelah mendapati kemunculan wabah Corona di sebuah perusahaan di Pulau Mallorca, Spanyol.

- Turki Marah ke AS Usai Biden Akui Genosida Armenia

Otoritas Turki marah dan menolak keputusan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, untuk secara resmi mengakui genosida Armenia di bawah Kekaisaran Ottoman pada era Perang Dunia I silam. Turki menuduh AS berupaya menulis ulang sejarah.

Seperti dilansir AFP, Senin (26/4/2021), otoritas Turki memprotes keputusan AS untuk memihak Armenia, Prancis, Jerman, Rusia dan berbagai negara soal interpretasi mereka soal peristiwa mengerikan yang terjadi selama Perang Dunia I silam.

"Kata-kata tidak bisa mengubah atau menulis ulang sejarah," cetus Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, dalam pernyataan via Twitter, beberapa saat usai Biden mengumumkan keputusannya itu.

- Rekor Baru India dalam 24 Jam: 352.991 Kasus Corona, 2.812 Kematian

India kembali mencetak rekor dunia untuk jumlah kasus harian virus Corona (COVID-19) tertinggi selama lima hari berturut-turut. Data terbaru menyebut lebih dari 352 ribu kasus Corona terdeteksi di India dalam 24 jam terakhir, dengan lebih dari 2.800 kematian juga tercatat dalam sehari.

Seperti dilansir Reuters, Senin (26/4/2021), otoritas India melaporkan 352.991 kasus Corona tercatat dalam sehari terakhir di wilayahnya. Angka ini menggeser rekor sebelumnya pada Minggu (25/4) waktu setempat, saat negara ini mencatat 349.691 kasus Corona dalam sehari.

Diketahui bahwa India melaporkan lebih dari 300 ribu kasus Corona setiap harinya sejak Kamis (22/4) lalu. Data penghitungan yang dikumpulkan AFP menyebutkan bahwa lebih dari 2 juta kasus Corona terdeteksi di India dalam sepekan terakhir. Angka itu melonjak 58 persen dibandingkan sepekan sebelumnya.


(nvc/nvc)