Round-Up

Kala Jaksa Agung Negeri Kanguru Tepis Tudingan Perkosaan 3 Dekade Lalu

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 05:42 WIB
Ilustrasi Pemerkosaan Anak
Ilustrasi (Foto: Zaki Alfarabi / detikcom)
Canberra -

Tuduhan pemerkosaan terhadap seorang remaja 16 tahun tiga dekade lalu ditepis langsung oleh sosok menteri misterius yang menghebohkan publik. Menteri tersebut ternyata adalah Jaksa Agung Australia, dan dirinya menyangkal tuduhan pemerkosaan tersebut.

Seperti dilansir AFP, Rabu (3/3/2021), selama sepekan terakhir berbagai spekulasi di dunia politik Australia kian mencuat lantaran tuduhan itu. Akhirnya, Christian Porter (50) tampil di depan umum dengan berlinang air mata, seraya menyangkal tuduhan pemerkosaan tahun 1988 silam itu. Dia menegaskan "apa yang dituduhkan tidak pernah terjadi".

Diketahui Porter yang menjabat sebagai Jaksa Agung Australia sejak tahun 2017 juga bersikeras tidak akan mundur dari jabatannya. Sementara itu, dia akan mengambil cuti untuk mengatasi tekanan mental yang dipicu oleh tuduhan itu.

"Saya telah berdiskusi dengan Perdana Menteri hari ini bahwa setelah berbicara dengan dokter saya sendiri, saya akan mengambil cuti singkat untuk mengatasi dan semoga, meningkatkan kesehatan mental saya sendiri," ujar Porter yang juga politikus Partai Liberal Australia ini.

Setelah seorang anggota parlemen senior Australia menerima rincian tuduhan pemerkosaan remaja, Porter dipaksa muncul ke publik. Menurut informasi, remaja itu bunuh diri tahun lalu, sebelum mengajukan pengaduan resmi ke polisi.

Pria yang juga anggota parlemen Australia Barat ini menyebut dirinya sebagai korban dari "kampanye bisikan" dan "politisasi yang hiruk pikuk" yang didorong oleh media.

"Untuk banyak keluarga dan teman yang peduli yang telah menanyakan pertanyaan itu kepada saya selama seminggu terakhir, 'Apakah Anda baik-baik saja?' Saya harus mengatakan ... 'Saya benar-benar tidak tahu'," katanya.

Porter muncul di depan publik sehari setelah polisi mengatakan mereka menemukan "bukti yang tidak cukup untuk melanjutkan" tuntutan kasus tersebut.

Simak berita selengkapnya di halaman berikut

Saksikan juga 'Australia Cabut Kewarganegaraan Warganya Bila Terlibat Terorisme':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2