Jerman Sebut Moselle Prancis Wilayah Berisiko Tinggi Varian Baru COVID

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 01 Mar 2021 01:58 WIB
Otoritas kesehatan Prancis melaporkan lebih dari 30 ribu kasus Corona dalam sehari. Angka ini mencetak rekor tertinggi kasus harian di wilayahnya.
Ilustrasi warga Prancis (Foto: AP Photo)
Berlin - Otoritas Jerman mencatat wilayah Moselle di Prancis jadi daerah sangat berisiko tinggi terhadap varian baru virus Corona. Moselle berbatasan langsung dengan Jerman.

Dilansir dari AFP, Jerman menggolongkan Moselle ke dalam daerah 'sangat berisiko tinggi terinfeksi varian baru virus Corona'. Hal itu diumumkan oleh Robert Koch Institute.

Pelancong dari Moselle, harus menunjukkan tes virus Corona dengan hasil negatif untuk bisa memasuki Jerman. Aturan ini berlaku mulai Selasa (2/3).

Sejumlah kendaraan yang akan menuju Jerman akan disetop secara acak. Pengemudi beserta penumpang harus menunjukkan hasil tes Corona negatif dalam kurun waktu 48 jam.

Otoritas Jerman semakin khawatir dengan penyebaran virus Corona. Terutama varian baru Corona yang telah menyebar di Inggris dan Afrika Selatan.

Varian baru yang menyebar di Moselle identik dengan varian baru yang tersebar di Afrika Selatan. Pemerintah Prancis telah memohon ke otoritas Jerman untuk tidak menutup perbatasan.

"Kami tidak menginginkan itu (penutupan perbatasan)," kata Menteri Eropa Prancis Clement Beaune.

Pihak Prancis dan Jerman sedang berkoordinasi terkait isu penutupan perbatasan. Pasalnya, 16 ribu orang melakukan perjalanan antara Moselle dan Jerman setiap harinya untuk bekerja.

Jerman juga telah memperketat pengawasan di perbatasan Republik Ceko dan Austria.

Simak video 'Wow! Prancis Lagi Siapkan Rapid Test di Handphone':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)