International Updates

AS Catat Total 20 Juta Kasus Corona, Iran Ancam Pembunuh Jenderal Soleimani

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 02 Jan 2021 18:44 WIB
Total kasus virus Corona (COVID-19) di Amerika Serikat (AS) melampaui angka 20 juta kasus saat tahun baru atau pada 1 Januari 2021.
Ilustrasi -- Situasi pandemi Corona di AS (dok. AP Photo)

- Iran: Pembunuh Jenderal Soleimani 'Tak Akan Aman di Bumi'

Otoritas Iran melontarkan peringatan menjelang peringatan setahun meninggalnya jenderal top Iran, Qasem Soleimani, yang tewas dibunuh dalam serangan drone Amerika Serikat (AS). Ditegaskan Iran bahwa para pembunuh Soleimani 'tidak akan aman di Bumi'.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (2/1/2021), ketua otoritas kehakiman Iran, Ebrahim Raisi, melontarkan peringatan tersebut dalam sebuah acara untuk mengenang Soleimani di Teheran pada Jumat (1/1) waktu setempat.

Raisi menyatakan bahwa bahkan Presiden Donald Trump yang memerintahkan serangan drone itu, tidak 'kebal dari keadilan'.

"Mereka yang memiliki peran dalam pembunuhan dan kejahatan ini tidak akan aman di Bumi," cetus Raisi.

- India Gelar Latihan Nasional Jelang Program Vaksinasi Corona Massal

Otoritas India menggelar latihan secara nasional sebelum memulai program vaksinasi virus Corona (COVID-19) massal yang akan menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Regulator obat-obatan India dilaporkan telah memberikan izin penggunaan darurat untuk vaksin Corona buatan AstraZeneca dan Oxford University.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Sabtu (2/1/2021), panel pemerintah pada Jumat (1/1) waktu setempat merekomendasikan penggunaan darurat vaksin AstraZeneca-Oxford dan suntikan pertama akan diberikan pekan depan setelah Otoritas Pengendalian Standar Obat Pusat India (CDSCO) memberikan persetujuan akhir.

India yang sejauh ini mencatat lebih dari 10,2 juta kasus Corona dan menempati peringkat kedua sebagai negara dengan total kasus Corona terbanyak di dunia, menetapkan target ambisius untuk memvaksinasi 300 juta orang dari total 1,3 miliar jiwa populasinya, hingga pertengahan tahun 2021.

- Vietnam Laporkan Kasus Pertama Varian Baru Corona di Wilayahnya

Otoritas Vietnam mendeteksi kasus pertama untuk varian baru virus Corona (COVID-19) yang menyebar luas di Inggris dan sekitarnya. Satu kasus varian baru Corona ini dibawa oleh seorang warga Vietnam yang baru dipulangkan dari Inggris.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (2/1/2021), Kementerian Kesehatan Vietnam dalam pernyataannya mengumumkan bahwa satu kasus varian baru Corona terdeteksi dari seorang wanita berusia 44 tahun yang baru kembali ke Vietnam dari Inggris.

Wanita itu dikarantina setibanya di Vietnam dan dikonfirmasi positif Corona pada 24 Desember lalu.


(nvc/nvc)