Round-Up

Pemimpin-Pemimpin Dunia yang Menerima dan Menolak Divaksin Corona

Danu Damarjati - detikNews
Sabtu, 19 Des 2020 23:36 WIB
jarum suntik dan ampul obat
Foto ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Sejumlah pemimpin negara di dunia telah maju ke depan, bersedia menjadi orang yang disuntik vaksin Corona di hadapan publik. Namun ada pula pemimpin negara yang menolak vaksin.

Berikut adalah nama-nama pemimpin negara di dunia yang bersedia dan tidak bersedia divaksin COVID-19, dihimpun detikcom dari berbagai sumbar hingga Sabtu (19/12/2020).

1. Presiden RI Jokowi

Di belahan Asia, Indonesia punya pemimpin yang bersedia disuntik vaksin pertama kali di negaranya. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk menjadi penerima vaksin pertama supaya masyarakat yakin bahwa vaksin ini aman.

"Saya juga ingin tegaskan lagi, nanti saya yang akan menjadi penerima pertama divaksin, pertama kali," kata Jokowi dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (16/12) lalu.

Vaksin dari Sinovac baru saja datang dan sedang diproses BPOM dan MUI sebelum didistribusikan.

"Hal ini untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman," kata dia.

Presiden Jokowi dalam acara Dies Natalis ke-71 UGM, Sabtu (19/12/2020).Presiden Jokowi dalam acara Dies Natalis ke-71 UGM, Sabtu (19/12/2020). Foto: Dok Humas UGM

2. Wapres AS Mike Pence

Di belahan Barat, ada Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence yang tampil disuntik di depan mata publik lewat siaran langsung televisi. Dia diinjeksi vaksin Pfizer-BioNTech bersama istrinya bernama Karen serta Kepala Bedah Jerome Adam.

"Rakyat Amerika bisa percaya: Kami telah divaksinasi dan mungkin dalam waktu beberapa jam mendatang ada dua vaksin yang aman," kata Pence, sebagaimana dilansir The Associated Press (AP), Jumat (18/12) kemarin. Dia menanti vaksin bikinan Moderna yang masih berproses di FDA, semacam BPOM-nya AS.

Wapres AS Mike Pence disuntik vaksin Pfizer-BioNTech. (AP Photo/Andrew Harnik)Wapres AS Mike Pence disuntik vaksin Pfizer-BioNTech. (AP Photo/Andrew Harnik)

Selanjutnya, Sekjen PBB hingga Joe Biden: