ADVERTISEMENT

PM Rutte Umumkan Belanda Lockdown Selama Natal dan Tahun Baru

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 15 Des 2020 03:41 WIB
Prime Minister Mark Rutte adresses the nation in het Torentje about new measures against the novel coronavirus Covid-19, in The Hague, on December 14, 2020. - The cabinet has decided to introduce a strict lockdown to put an end to the sharp increase in the number of new corona infections. Most shops, all schools and other institutions such as theaters and museums have to close their doors for at least a month. (Photo by Bart Maat / ANP / AFP) / Netherlands OUT
Mark Rutte (Foto: AFP/BART MAAT)
The Hague -

Perdana Menteri (PM) Belanda, Mark Rutte mengatakan Belanda akan melakukan lockdown yang paling ketat di Natal dan Tahun Baru 2021. Rutte mengatakan pemerintah akan melakukan menutup sekolah dan toko non-esensial selam 5 minggu dimulai pada periode Natal.

"Belanda akan tutup selama 5 minggu," kata Rutte seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (15/12/2020).

"Kami tidak berurusan dengan flu sederhana seperti yang dipikirkan orang-orang di belakang kami," katanya yang mengacu pada para pengunjuk rasa yang melakukan aksi protes saat Rutte menyampaikan pidatonya.

Orang-orang disarankan untuk tinggal di rumah dan hanya dapat menerima tamu maksimal dua orang sehari. Rutte mengatakan bahwa kebijakan itu akan berlaku hingga 19 Januari 2021.

Semua toko di Belanda kecuali gerai penting seperti supermarket, toko makanan dan apoteker harus tutup mulai Selasa, sedangkan sekolah tutup mulai Rabu besok.

Museum, kebun binatang, bioskop, dan pusat kebugaran juga harus ditutup, kata Rutte.

Belanda melakukan "penguncian yang tepat" pada bulan Maret, di mana sekolah-sekolah ditutup, tetapi toko-toko tetap buka.

(lir/lir)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT