International Updates

Pesawat Luar Angkasa China Mendarat di Bulan, Jepang Gratiskan Vaksin Corona

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 02 Des 2020 18:04 WIB
Change 5
Pesawat luar angkasa Chang'e-5 (Foto: BBC)
Jakarta -

Sebuah pesawat luar angkasa China tak berawak berhasil mendarat di Bulan pada Selasa (1/12), demikian media pemerintah China melaporkan. Ini merupakan tonggak terbaru dalam misi untuk mengumpulkan sampel dari permukaan Bulan.

Pesawat ruang angkasa Chang'e-5 "mendarat di sisi dekat bulan pada Selasa malam," kata laporan kantor berita Xinhua, mengutip Badan Luar Angkasa Nasional China, seperti dilansir AFP, Rabu (2/12/2020).

China telah menggelontorkan miliaran dolar ke dalam program luar angkasa yang dijalankan militer, dengan harapan memiliki stasiun luar angkasa berawak pada tahun 2022 dan pada akhirnya mengirim manusia ke Bulan.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Rabu (2/12/2020):

- Jepang Akan Gratiskan Vaksin Corona untuk Seluruh Warganya

Pemerintah Jepang akan memberikan vaksin virus Corona secara gratis kepada semua penduduknya berdasarkan undang-undang yang baru disahkan. Kebijakan ini diambil seiring negara itu berjuang melawan jumlah kasus infeksi Corona harian yang mencapai rekor.

Dilansir AFP, Selasa (2/12/2020) RUU tersebut, yang menyatakan bahwa pemerintah akan menanggung semua biaya vaksin untuk 126 juta penduduk Jepang, telah disetujui oleh majelis tinggi parlemen, setelah disetujui di majelis rendah.

Negara ini telah mendapatkan vaksin COVID-19 untuk 60 juta orang dari raksasa farmasi Pfizer, dan untuk 25 juta orang lainnya dari perusahaan biotek Moderna.

Selain itu, Jepang juga dipastikan akan menerima 120 juta dosis vaksin AstraZeneca.

- Dikaitkan dengan Pembunuhan Ilmuwan Nuklir, Arab Saudi Kecam Iran

Seorang Menteri senior Arab Saudi mengecam Menteri Luar Negeri Iran karena menyiratkan Riyadh berperan dalam pembunuhan ilmuwan nuklir negara tersebut. Saudi membantah tuduhan tersebut.

Seperti dilansir AFP, Rabu (2/12/2020) ilmuwan nuklir terkemuka Iran, Mohsen Fakhrizadeh tewas pada hari Jumat (27/11) setelah mobil dan pengawalnya menjadi sasaran serangan bom dan senjata api di jalan utama di luar ibukota Teheran. Insiden ini meningkatkan ketegangan antara Iran dan musuh-musuhnya.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pada hari Senin (30/11) mengatakan di Instagram bahwa pertemuan rahasia di Arab Saudi antara Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkontribusi pada pembunuhan tersebut dan menuduh itu adalah "konspirasi".

- Amnesty International Kecam Eksekusi Mati Besar-besaran di Mesir

Amnesty International mengecam "eksekusi mati besar-besaran yang mengerikan" di Mesir. Amnesty mengatakan puluhan orang telah dihukum mati dalam dua bulan terakhir.

Selanjutnya
Halaman
1 2