International Updates

Prabowo Dapat Visa AS, Puluhan Negara Serukan China Hormati HAM Uighur

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 07 Okt 2020 19:23 WIB
Ilustrasi Visa AS, Amerika Serikat
ilustrasi visa AS (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Sebuah laporan media Amerika Serikat (AS) menyebut bahwa Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto telah diizinkan lagi untuk masuk ke AS. Prabowo sebelumnya sempat dilaporkan dilarang berpergian ke AS.

Laporan itu dirilis oleh Politico pada Selasa (6/10/2020). Dalam laporan tersebut, wartawan Politico Nahal Toosi mengutip sumber Departemen Luar Negeri AS soal pemberian visa ke Menhan Prabowo.

"Departemen Luar Negeri telah memutuskan untuk memberikan visa kepada Menteri Pertahanan PRABOWO SUBIANTO untuk memasuki AS, menurut seseorang yang mengetahui tindakan departemen tersebut," tulis laporan itu.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom hari ini, Rabu (7/10/2020):

- Paksa Napi Dengarkan Lagu 'Baby Shark', 3 Petugas Penjara AS Diadili

Tiga mantan petugas penjara di Oklahoma, Amerika Serikat menghadapi tuntutan pidana setelah mereka memaksa narapidana untuk berulang kali mendengarkan "Baby Shark". Lagu populer di kalangan anak-anak itu disebut banyak dibenci oleh orang tua di seluruh dunia.

Dilansir dari New York Times, Rabu (7/10/2020) Christian Miles dan Gregory Butler, keduanya berusia 21 tahun dan mantan petugas penahanan Penjara Oklahoma County, serta mantan pengawas mereka, Christopher Hendershott (50) didakwa pada hari Senin (5/10) dengan kekejaman terhadap tahanan, hukuman fisik kepada seorang narapidana dan konspirasi, demikian menurut catatan Pengadilan Distrik Oklahoma County.

Setidaknya pada lima kali kesempatan di bulan November dan Desember yang melibatkan lima narapidana, masing-masing secara terpisah, Miles dan Butler menempatkan para napi itu ke ruang kunjungan pengacara yang kosong. Keduanya kemudian memborgol para narapidana ke dinding, memaksanya berdiri selama dua jam, demikian hasil penyelidikan internal sebelum dakwaan.

- Jelang Debat Cawapres AS, Panitia Akan Usir Penonton Tanpa Masker

Komisi Debat Capres AS memberlakukan aturan yang lebih ketat dalam debat calon wakil presiden (cawapres) yang akan diselenggarakan pada 7 Oktober malam waktu setempat atau 8 Oktober pagi waktu Indonesia. Panitia akan mengusir penonton yang tidak memakai masker.

Selanjutnya
Halaman
1 2