International Updates

Ada Cluster Baru Corona di Xinjiang, Kapal Induk AS Balik ke Laut China Selatan

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 18 Jul 2020 17:51 WIB
Virus corona: Mungkinkah China mengetes 11 juta warga Wuhan dalam 10 hari saja?
Ilustrasi (BBC World)
Jakarta -

Otoritas China melaporkan kemunculan cluster baru virus Corona (COVID-19) di Xinjiang. Sementara kapal induk Amerika Serikat (AS) kembali dikerahkan ke perairan Laut China Selatan di tengah ketegangan dengan China.

Sedikitnya 17 kasus Corona tercatat di Urumqi, Xinjiang dalam beberapa hari terakhir. Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) melaporkan 16 kasus Corona di antaranya tercatat dalam 24 jam terakhir, atau sepanjang Jumat (17/7). Angka ini melonjak drastis dibandingkan satu kasus yang tercatat sebelumnya di Xinjiang.

Kemunculan cluster penularan baru di Xinjiang ini terjadi saat otoritas China daratan telah mengatasi sebagian besar kasus penularan domestik di wilayahnya.

Sementara itu, dua kapal induk AS, yakni USS Nimitz dan USS Ronald Reagan, kembali berlayar ke Laut China Selatan pada Jumat (17/7) waktu setempat. Diketahui bahwa kedua kapal induk AS ini melakukan operasional dan latihan militer di perairan yang sama antara 4-6 Juli lalu.

Kehadiran kapal-kapal induk AS di perairan Laut China Selatan ini ditegaskan bukan untuk merespons situasi politik terkini. Meskipun diketahui hubungan antara AS dan China saat ini tegang akibat beberapa isu, mulai dari virus Corona (COVID-19), perdagangan hingga soal Undang-undang (UU) Keamanan Hong Kong.

Berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Sabtu (18/7/2020):

- Cetak Rekor Lagi, AS Catat Lebih dari 77 Ribu Kasus Corona Sehari

Amerika Serikat (AS) kembali mencetak rekor untuk tambahan kasus virus Corona (COVID-19) tertinggi dalam sehari. Lebih dari 77 ribu kasus Corona tercatat di AS dalam 24 jam terakhir.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (18/7/2020), data penghitungan Johns Hopkins University (JHU) -- yang berbasis di Baltimore, AS dan menjadi acuan data internasional -- menunjukkan sudah tiga hari berturut-turut AS mencetak rekor tertinggi untuk tambahan kasus harian di wilayahnya.

Data terbaru JHU melaporkan bahwa 77.638 kasus Corona tercatat di wilayah AS dalam sehari, atau sepanjang Jumat (17/7) waktu setempat. Ini menjadi hari ketiga saat AS terus mencetak rekor tertinggi untuk tambahan kasus harian di wilayahnya.

- Presiden Meksiko Sumbangkan Sebagian Gaji untuk Upaya Perangi Corona

Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, menyumbangkan sebagian dari gajinya untuk membantu negaranya menghadapi krisis virus Corona (COVID-19) yang merusak perekonomian negara tersebut. Lopez Obrador juga mendorong para pejabat publik untuk menyumbangkan gaji mereka.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (18/7/2020), Lopez Obrador menyatakan bahwa dirinya akan menyisihkan seperempat dari gaji bulanannya untuk layanan kesehatan yang tengah melakukan berbagai upaya memerangi pandemi Corona di Meksiko.

Diketahui bahwa gaji bulanan Presiden Meksiko mencapai 108 ribu Peso (Rp 70,8 juta). Ini berarti Lopez Obrador akan menyumbangkan sekitar 27 ribu Peso (Rp 17,7 juta) untuk layanan kesehatan Meksiko. Tidak dijelaskan lebih lanjut oleh Lopez Obrador apakah sumbangan ini hanya diberikan sekali atau rutin setiap bulan.

Selanjutnya
Halaman
1 2