Baru Dipulangkan dari Wuhan, 1 Warga Belgia Positif Virus Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 04 Feb 2020 16:26 WIB
FILE - In this Jan. 30, 2020 file photo, a man wears a face mask as he stands along the waterfront in Wuhan in central Chinas Hubei Province. Arek and Jenina Rataj were starting a new life in the Chinese industrial center of Wuhan when a viral outbreak spread across the city of 11 million. While they were relatively safe sheltering at home, Arek felt compelled to go out and document the outbreak of the new type of coronavirus. Among his subjects: the construction of a new hospital built in a handful of days; biosecurity check points; and empty streets. (AP Photo/Arek Rataj, File)
Seorang warga Wuhan memakai masker di tengah wabah virus corona dalam foto tanggal 30 Januari (AP Photo/Arek Rataj, File)
Brussels -

Otoritas Belgia mengonfirmasi kasus pertama virus corona di wilayahnya. Pasien pertama di Belgia ini merupakan salah satu warga yang baru dievakuasi dari kota Wuhan, China, yang menjadi pusat wabah virus corona.

Seperti dilansir CNN dan Associated Press, Selasa (4/2/2020), Kementerian Kesehatan Belgia menyebut pasien virus corona ini merupakan salah satu dari sembilan warga Belgia yang baru dipulangkan dari Wuhan pada Minggu (2/2) waktu setempat.

Sembilan warga Belgia itu telah menjalani pemeriksaan di rumah sakit militer Neder-Over-Heembeek di ibu kota Brussels, setibanya di Belgia. Satu orang di antaranya dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Namun disebutkan oleh Kementerian Kesehatan Belgia dalam pernyataannya bahwa pasien pertama itu memiliki kondisi kesehatan yang baik dan tidak menunjukkan gejala virus corona, seperti demam, batuk-batuk dan kesulitan bernapas.

"Orang yang dinyatakan positif (virus corona) dalam keadaan sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit untuk saat ini," demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Belgia.

"Mereka dipindahkan tadi malam ke Rumah Sakit Universitas St Peter di Brussels, salah satu dari dua rumah sakit rujukan. Rumah sakit ini memiliki seluruh keahlian dan dukungan yang dibutuhkan untuk memastikan perawatan sebaik mungkin," imbuh pernyataan itu.

Delapan warga Belgia lainnya yang baru pulang dari Wuhan masih ada di bawah pengawasan.

Sejauh ini, jumlah total kasus virus corona secara global, baik di China maupun 24 negara lainnya, mencapai 20.622 kasus. Total 427 orang tewas akibat wabah virus corona, dengan sebagian besar kematian terjadi di wilayah China daratan. Dua orang di antaranya meninggal akibat virus corona di Filipina dan Hong Kong.

Simak Video "Kematian Pertama Pasien Virus Corona di Hong Kong"

[Gambas:Video 20detik]

(nvc/dhn)