Dewan Muslim Inggris Kutuk Bom Bunuh Diri di Konser Ariana Grande

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 23 Mei 2017 17:16 WIB
Polisi bersenjata lengkap berjaga di Manchester (REUTERS/Andrew Yates)
London - Kecaman mengalir untuk ledakan bom bunuh diri di kompleks Manchester Arena, Inggris, tempat digelarnya konser Ariana Grande. Dewan Musim Inggris mengecam keras serangan bom itu dengan menyebutnya sebagai serangan mengerikan.

Saksikan video 20detik tentang ledakan di konser Ariana Grande di sini:


"Semoga pelakunya menghadapi keadilan, baik dalam kehidupan ini juga kehidupan selanjutnya," ucap Sekretaris Jenderal Dewan Muslim Inggris, Harun Khan, dalam pernyataannya seperti dilansir media Inggris, The Telegraph, Selasa (23/5/2017).

Baca juga: Trump Sebut Pelaku Bom di Konser Ariana Grande Pecundang Jahat

Khan menyebut ledakan di Manchester itu sebagai aksi kriminal mengerikan. Sejauh ini, kepolisian setempat memastikan sedikitnya 22 orang tewas, termasuk anak-anak dan 59 orang lainnya luka-luka akibat ledakan itu. Para korban luka dirawat di 8 rumah sakit setempat.

"Saya memberikan penghargaan bagi polisi dan petugas darurat yang telah bekerja dengan berani untuk menyelamatkan banyak nyawa semalam. Mereka dibantu oleh sejumlah warga sipil yang bergegas memberikan dukungan," imbuh Khan.

"Saya mendorong semua orang di kawasan itu (Manchester-red) dan kawasan lainnya di negara ini untuk bersama-sama mendukung mereka yang terdampak," imbaunya.

Baca juga: Iran Kecam Serangan Bom Bunuh Diri di Konser Ariana Grande

Kepala Kepolisian Manchester, Ian Hopkins, dalam pernyataannya meyakini hanya ada satu pelaku yang melakukan aksi bom bunuh diri ini. Polisi memastikan pelaku tewas seketika di lokasi, usai meledakkan bom rakitan yang dibawanya.

Identitas pelaku yang berjenis kelamin laki-laki ini belum dirilis ke publik. Kepolisian bekerja sama dengan Jaringan Kepolisian Nasional Pemberantasan Teroris dan dinas intelijen Inggris untuk mencari data lebih rinci soal pelaku.

Polisi juga meminta warga tetap waspada dan melaporkan hal-hal yang mencurigakan pada polisi setempat.

Baca juga: Bom Bunuh Diri di Konser Ariana Grande, Pelaku Dipastikan Tewas

(nvc/ita)