Pembunuh Anggota Parlemen Inggris Dikenal Penyendiri oleh Tetangganya

Pembunuh Anggota Parlemen Inggris Dikenal Penyendiri oleh Tetangganya

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 17 Jun 2016 18:32 WIB
Pembunuh Anggota Parlemen Inggris Dikenal Penyendiri oleh Tetangganya
Thomas Mair (Snapper/heraldsun.com.au)
London - Pria berusia 52 tahun, Thomas Mair, yang membunuh anggota parlemen Inggris, Jo Cox, dikenal tetangganya sebagai sosok penyendiri. Mair hidup seorang diri dan tidak pernah kedatangan tamu di rumahnya.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (17/6/2016), salah satu tetangga Mair di West Yorkshire menyebutnya sebagai pria yang gemar membantu. Tetangga juga menyebut Mair suka berkebun. Mair ditangkap oleh polisi tak jauh dari lokasi pembunuhan di desa Birstall, West Yorkshire, pada Kamis (16/6).

"Saya sungguh hancur -- saya tidak ingin mempercayainya. Dia sangat banyak membantu saya. Apapun yang saya minta, dia bersedia melakukannya dan terkadang tanpa saya meminta tolong, dia membantu," tutur Diana Peters (65) yang tinggal di sebelah rumah Mair, kepada Reuters.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Jo Cox, Ibu 2 Anak yang Gencar Perjuangkan Hak Pengungsi

"Saya melihatnya sehari sebelum kejadian. Saya membawa kucing saya ke dokter hewan dan dia datang untuk bertanya bagaimana kondisi kucing saya. Tapi jelas sekali aksinya itu direncanakan karena dia tidak mungkin membawa pisau atau pistol jika dia tidak merencanakannya," imbuhnya.

Peters menambahkan, ibunda Mair dirawat di pantai jompo setempat. Surat kabar setempat, The Guardian, melaporkan polisi setempat tengah menyelidiki keterkaitan Mair dengan afiliasi politik tertentu, setelah sejumlah saksi mata menyebut Mair berteriak 'Britain first' saat menembak mati korban.

"Dia tinggal di rumah itu lebih lama dari saya dan saya tinggal di sini sejak tahun 1975. Dia pendiam. Dia suka menyendiri. Dia tinggal sendiri. Dia sudah hidup sendiri selama 20 tahun. Saya tidak pernah melihat banyak orang mengunjunginya, tapi dia suka berkebun. Dia banyak mengurus taman warga sekitar. Tapi dia melakukannya diam-diam," terang tetangga Mair lainnya, David Pickles, kepada Press Association.

Baca juga: Sebelum Dibunuh, Anggota Parlemen Inggris Pernah Diancam dan Lapor Polisi

Tetangga Mair lainnya yang enggan disebut namanya, seperti dikutip The Guardian, menyebut Mair sama sekali tidak pernah terlibat masalah dengan polisi. "Dia hidup di perpustakaan. Dia terobsesi dengan buku. Rumahnya penuh dengan buku," sebutnya.

Dilaporkan The Guardian, bahwa tahun 2011 lalu, Mair diulas dan difoto oleh surat kabar lokal saat dirinya menjadi relawan di taman setempat Oakwell Hall. Setahun sebelumnya, Mair dikutip oleh media lokal, Huddersfield Daily Examiner, mengatakan dirinya mulai menjadi relawan setelah mengikuti perkumpulan untuk orang-orang dengan gangguan mental di Pathways Day Centre.

"Saya sejujurnya bisa mengatakan bahwa hal seperti ini (relawan) jauh lebih baik dari psikoterapi dan pengobatan di dunia," ucapnya saat itu.

Baca juga: Pembunuh Anggota Parlemen Inggris Pendukung Neo-Nazi

(nvc/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini