Sekjen PBB Desak Korut Hentikan Aktivitas Nuklir

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 07 Jan 2016 15:37 WIB
Ban Ki-moon (Elijah Nouvelage/REUTERS)
New York - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Ban Ki Moon mengecam keras uji coba bom hidrogen Korea Utara (Korut). Sekjen Ban menyerukan kepada Korut untuk menghentikan seluruh aktivitas nuklirnya.

"Saya mengecamnya dengan keras. Saya meminta DPRK (Korut) untuk menghentikan aktivitas nuklir di masa mendatang," tegas Sekjen Ban kepada wartawan seperti dilansir AFP, Kamis (7/1/2016).

Otoritas Korut mengklaim berhasil melakukan uji coba bom hidrogen pada Rabu (6/1) pagi waktu setempat. Klaim ini mengejutkan banyak pihak namun menuai keraguan. Amerika Serikat menyebut analisis awal dan bukti yang ada tidak konsisten dengan klaim Korut.

(Baca juga: Uji Coba Bom Hidrogen Korut Jadi Bahan Lelucon di Media Sosial)

Sekjen Ban menyebut uji coba Korut ini sangat mengganggu dan jelas-jelas berdampak pada stabilitas keamanan kawasan. Ditekankan oleh Sekjen Ban, Korut telah melakukan pelanggaran resolusi Dewan Keamanan PBB yang melarang negara itu terlibat aktivitas nuklir.

Tiga kali uji coba nuklir yang dilakukan Korut pada tahun 2006, 2009 dan 2013 lalu juga menuai sanksi PBB.

Kecaman terhadap Korut tidak hanya datang dari negara tetangga seperti Korsel, Jepang dan China, namun juga dari negara-negara Barat termasuk Amerika Serikat. Uji coba yang dilakukan Korut ini dianggap sebagai ancaman besar bagi keamanan kawasan Asia Timur.

(Baca juga: Trump Sebut Masalah Korut Tanggung Jawab China)

AS dan Korsel bahkan berjanji akan memberikan sanksi paling kuat dan komprehensif terhadap Korut. Negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB menggelar rapat darurat untuk membahas Korut pada Rabu (6/1) waktu setempat.

Bom hidrogen yang diklaim berhasil diuji coba oleh Korut merupakan jenis paling kuat dari bom nuklir. Disebut kekuatannya nyaris 1.000 kali lebih menghancurkan dari bom nuklir biasa. Sebuah bom hidrogen atau perangkat termonuklir, menggunakan fusi dalam reaksi berantai yang menghasilkan ledakan yang jauh lebih kuat.

(nvc/ita)