Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan ada wacana penerapan pemilihan secara elektronik atau e-voting dalam pemilu. Tito mengatakan wacana itu akan dibahas oleh pemerintah bersama DPR dan lembaga penyelenggara pemilu.
"Ya, ada, ada wacana itu (e-voting). Tapi itu kan harus dibicarakan pemerintah, DPR, KPU, Bawaslu, DKPP, ya, partai-partai politik, apakah mereka setuju atau tidak dengan wacana e-voting," kata Tito seusai rapat kerja dengan Komisi II DPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026).
Tito mengatakan ada wacana melakukan studi banding ke India, yang disebutnya menerapkan e-voting. Dia mengatakan e-voting juga sudah dilaksanakan di Indonesia untuk pemilihan skala kecil.
"Boleh saja, ada juga rencana, ada wacana ya, untuk studi banding misalnya di India. India itu juga sama negara besar, penduduknya banyak tapi juga melakukan e-voting," katanya.
"Kemudian, sebetulnya e-voting juga dilaksanakan di Indonesia sudah ada di beberapa tingkat desa, ya. Tapi dalam skala yang kecil," sambungnya.
(amw/haf)