Anggota Komisi XII DPR RI Jalal Abdul Nasir menyoroti maraknya kebakaran di tempat pembuangan akhir atau TPA sampah di sejumlah daerah. Dia menilai setiap TPA perlu memiliki perangkat pemadam kebakaran atau fire fighting package sebagai standar minimum.
"Setiap TPA wajib punya fire fighting package. Minimal sumber air permanen, kolam atau water reservoir, pompa berkapasitas besar, hydrant, alat berat, excavator atau bulldozer, akses Damkar, selang atau pompa mobile, tanah penutup, SOP emergency, petugas 24 jam," kata Jalal kepada wartawan, Jumat (4/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, Indonesia perlu mengubah pendekatan. Dia menilai perlu ada TPA fire prevention dan zero open dumping program 2026-2030.
"Semua TPA dibuat risk map. KLH bersama Pemda membuat klasifikasi, hijau untuk risiko rendah, kuning perlu mitigasi, oranye rawan kebakaran, merah untuk emergency atau high risk," ujarnya.
Dia mengatakan parameter minimal diukur dari umur TPA, volume sampah, tinggi pegunungan. Selain itu juga kemiringan, kandungan metana hingga kondisi cuaca.
Selain itu, dia mengatakan perlu dipasangnya sistem deteksi dini. Khususnya, kata dia, bagi TPA-TPA besar.
"TPA besar seharusnya memiliki sensor CH₄ ditambah sensor temperatur, CCTV/drone thermal, weather station," ujarnya.
"Jadi sebelum muncul api besar temperatur naik, CH₄ meningkat, alarm, petugas masuk, pendinginan, selesai. Bukan menunggu warga melihat asap," sambung dia.
Lebih lanjut, dia juga menyinggung efisiensi transfer ke daerah (TKD). Dia mengusulkan adanya pengeluaran yang dilindungi
"Belanja tertentu jangan diperlakukan seperti belanja biasa. Boleh efisiensi, tetapi jangan sampai mematikan fungsi vitalnya," katanya.
Diketahui, saat ini ada sejumlah TPA yang mengalami kebakaran. Di antaranya TPA Putri Cempo Solo, terbakar sejak Rabu (2/9).
Total area yang terbakar mencapai sekitar 6 hektare, tersebar di Blok B, C, dan D. Saat ini, proses pemadaman masih berlangsung.
Selain itu, ada pula kebakaran di TPA liar Waringinkurung, Serang, yang terjadi sejak Jumat (28/8). Saat ini kondisinya sudah membaik tetapi masih terdapat asap tipis di lokasi.
Kemudian, kebakaran TPA Mandung, Tabanan, Bali, yang sudah berlangsung kurang lebih selama sepekan. Puluhan pegawai dan staf Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Pengolahan Sampah dan Tinja Tabanan terus terpapar asap kebakaran.
Lihat juga Video: Kebakaran Tak Kunjung Padam di Putri Cempo










































