Ade Armando mundur dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) imbas pelaporan terhadap dirinya ke polisi oleh 40 organisasi masyarakat (ormas) Islam terkait kasus dugaan pemotongan ceramah Wapres RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK). Bagaimana hubungan antara PSI dan JK imbas kasus Ade Armando?
Seperti diketahui, pengunduran Ade sebagai kader PSI disampaikan saat jumpa pers bersama Ketua Harian PSI Ahmad Ali di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (5/5). Ade mengungkapkan alasan pengunduran dirinya dari partai berlogo gajah itu karena serangan terhadap dirinya kini sudah meluas.
"Melalui konferensi pers ini saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI, ya. Tidak ada konflik antara saya dengan PSI, tapi saya mundur menurut saya demi kebaikan bersama," kata Ade.
Respons Jubir JK
Juru Bicara JK, Husain Abdullah, berkomentar terkait kasus Ade Armando ini. Ia berharap persoalan ini menjadi pelajaran bagi siapapun.
Menurutnya, praktik-praktik yang dilakukan Ade Armando dkk harusnya tidak lagi dilakukan. "Karena itu ini pelajaran buat siapapun. Bukan hanya kepada Ade Armando. Bahwa praktik-praktik pembohongan publik seperti itu yang menyerupai praktik agitasi dan propaganda yang bertujuan menggiring opini sesat, untuk pembunuhan karakter terhadap seseorang, hendaknya dihentikan," ujarnya.
(isa/isa)