Kapoksi PAN Komisi XII DPR Aqib Ardiansyah mengimbau masyarakat tenang menyusul kekhawatiran stok bahan bakar minyak (BBM) di tengah imbas isu konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Aqib meminta masyarakat tak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
Aqib mengatakan Komisi XII DPR telah memantau kondisi pasokan energi sejak sebelum Ramadan. Dia mengatakan pihaknya bahkan mengecek langsung ke lapangan untuk memastikan distribusi BBM dan LPG kepada masyarakat tetap aman.
"Kami sudah cek bahwa Pertamina sudah menyiapkan BBM dengan stok nasional rata-rata 21 hari, ini merupakan stok operasional yang akan terus dilakukan top up (penambahan) setelah dikonsumsi masyarakat, sehingga stok akan terus dijaga di level 21 hari, tidak berarti setiap hari berkurang 1 hari, sehingga akan habis di hari ke-21," kata Aqib kepada wartawan, Jumat (6/3/2026).
Aqib pun meminta masyarakat tak panik dan tidak membeli BBM secara berlebihan. Dia juga mengingatkan pentingnya membudayakan pola hidup hemat energi.
"Masyarakat diminta tenang tidak panic buying, dan kita juga tetap membudayakan pola hidup hemat energi," ujarnya.
"Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan, karena stok energi dijaga tetap aman dengan pola distribusi yang terukur," imbuh dia.
(amw/rfs)