×
Ad

Pakar Nilai Koalisi Permanen Usulan Bahlil Utopia, Ini Alasannya

Matius Alfons Hutajulu - detikNews
Minggu, 07 Des 2025 06:15 WIB
Foto: Agung Baskoro (Dok Pribadi)
Jakarta -

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengusulkan Koalisi Permanen di depan Presiden Prabowo Subianto saat puncak HUT Partai Golkar. Usulan Bahlil tersebut dinilai sebagai utopia semata. Apa alasannya?

Pakar Politik Agung Baskoro awalnya menyebut Koalisi Permanen usulan Bahlil sebagai imajinasi semu. Menurutnya, itu semu lantaran tidak cocok dengan sistem presidensial multipartai yang dianut oleh sistem politik Indonesia.

"Pola koalisi permanen ini apa ya, masih sebatas imajinasi semu, karena kita tahu presidensial kita multipartai, nanti di tahun politik itu akan diuji soliditasnya, sekarang mungkin stabil, mungkin ngomong permanen dan seterusnya," kata Agung saat dihubungi, Minggu (7/12/2025).

Ia menyebut situasi dan kondisi mungkin akan berubah ketika mendekati 2029. Ia juga menyinggung kekuatan masyarakat sipil yang bisa mengubah situasi.

"Nanti ketika tahun politik dan ada gonjang-ganjing masalah, dan kita tahu sekarang ini kekuatan masyarakat sipil juga lumayan solid, dalam artian ada banyak aksi-aksi besar kemarin muncul, itu diinisiasi oleh elemen masyarakat sipil, kekuatan masyarakat di media sosial, dan pengaruhnya saat ini cukup signifikan, nggak bisa dipandang sebelah mata. Saya lihat ujian koalisi permanen itu bukan dalam waktu dekat, tapi dalam jangka waktu menengah atau ketika nanti jelang tahun politik," ucap dia.




(maa/idh)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork