Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa sikap rendah hati dan kemampuan membangun silaturahmi merupakan kunci penting yang harus dimiliki Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjaga integritas dan keberhasilan karier.
"Dari silaturahmi yang dibangun, ada tangan-tangan yang mengangkat seseorang ke puncak, tapi ada juga tangan dan doa [orang lain] untuk mencegah seseorang jatuh ke jurang," ujar Bima, dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).
Hal itu disampaikan Bima kepada para ASN di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan dalam kegiatan HUT ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di BSCC Dome Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (29/11).
Dalam kesempatan tersebut, Bima menekankan bahwa karakter memegang peran penting dalam perjalanan karier ASN. Ia mencontohkan sosok Profesor Purnomo Yusgiantoro, akademisi dan politisi yang menurutnya memiliki rekam jejak pengabdian panjang dan layak dijadikan teladan.
"Ini adalah contoh ASN yang stay on top dalam waktu lama. Mengalami enam presiden. Mengabdi bekerja melayani enam presiden," ujarnya.
Selain memperkuat karakter, Bima mengingatkan ASN untuk menjaga pikiran positif karena energi positif akan mempengaruhi kualitas kerja dan hubungan sosial. Ia juga menyoroti pentingnya kemampuan ASN dalam menciptakan momentum dan memanfaatkan peluang.
"Momentum adalah sesuatu yang bisa bergerak dengan cepat, menjemput semua peluang serta selalu menambah kualitas dan kapasitas diri. Itu momentum. Momentum itu tidak ditunggu, tapi diciptakan dan direbut," pungkasnya.
(prf/ega)