Menko Polhukam Hadi Tjahjanto mengungkap pemerintah terus berupaya memberantas praktek judi online yang kian gencar terjadi di Indonesia. Hadi juga meminta pimpinan TNI dan pimpinan Polri memberi perhatian khusus kepada setiap anggotanya agar tidak ikut ke dalam praktik judi online.
"Kami juga mengimbau kepada seluruh pimpinan kementerian/lembaga, termasuk TNI, Polri, juga kerap memberikan perhatian khusus kepada seluruh jajarannya supaya tidak terjebak judi online. Sehingga upaya upaya mitigasi dengan pencegahan maupun tindakan hukum ini bisa selasar," kata Hadi ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2024).
TNI Bakal Hukum Prajurit Terlibat Judi Online
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan akan menindak tegas para prajurit yang melanggar aturan. Salah satunya adalah prajurit yang terlibat judi online (judol).
"Ya itu tadi. Kalau dia melanggar kita hukum. Ada aturannya," kata Jenderal Agus di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (12/6) kemarin.
Baca juga: Darurat Indonesia Surga Judi Online |
Meski begitu, Agus mengatakan di tubuh TNI sudah ada mekanisme penghargaan (reward) dan hukuman (punishment). Jika bertindak di luar aturan seperti judi online, prajurit akan diberikan hukuman, sedangkan yang bersikap sesuai dengan aturan akan mendapat penghargaan.
"Sekarang yang marak kan judi online, ya kita hukum. Ada juga reward kalau dia berprestasi, kita berikan penghargaan berupa sekolah, kenaikan pangkat luar biasa," sebutnya.
Polri Siap Kolaborasi Berantas Judi Online
Karopenmas Divisi Humas Polri Trunoyudo menjelaskan rencana pembentukan Satgas Pemberantasan Judi Online. Dia menyebutkan Polri siap berkolaborasi dalam pemberantasan tindak pidana perjudian.
"Terkait dengan apa yang nantinya akan dibentuk menjadi satgas itu, juga merupakan bagian dari optimalisasi tentu perkembangan teknologi informasi, kerja sinergi, dan kolaboratif," kata dia.
"Tentu perkembangan teknologi dan informasi, kerja sinergi, dan kolaboratif tentu akan mengoptimalkan hasil dari pada semua proses penegakan hukum atau pengungkapan kasus judi online," tambah Trunoyudo.
Simak juga Video 'Jokowi: Lebih dari 2,1 Juta Situs Judi Online Sudah Ditutup!':
(dnu/dnu)