Bareskrim Telusuri Asal Duit Anton Gobay Beli Senpi Ilegal di Filipina

ADVERTISEMENT

Bareskrim Telusuri Asal Duit Anton Gobay Beli Senpi Ilegal di Filipina

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 25 Jan 2023 14:26 WIB
Kabareskrim Komjen Agus Andrianto
Kabareskrim Komjen Agus Andrianto (Azhar/detikcom)
Jakarta -

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan bakal menelusuri aliran dana di kasus jual beli senjata api (senpi) ilegal yang diduga melibatkan WNI bernama Anton Gobay. Anton Gobay sendiri telah ditangkap polisi Filipina.

"Pasti akan ditelusuri duitnya dari mana," kata Agus di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Agus menyebutkan Polri menghormati proses hukum terhadap Anton Gobay yang masih berjalan di Filipina. Rekening Anton Gobay sendiri telah diblokir oleh PPATK.

"Masih diproses di sana," ucapnya.

Diketahui, Anton Gobay diduga membeli senjata api ilegal dari seseorang yang menggunakan nama alias di wilayah Danao City, Provinsi Cebu, Filipina. Ada 10 pucuk senpi laras panjang dan 2 pucuk senpi laras pendek tanpa amunisi yang dipunyai Anton Gobay.

"Berupa 10 pucuk senpi laras panjang jenis M4 kaliber (5,56 milimeter) senilai 50 ribu peso tanpa amunisi," kata Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (11/1).

Krishna mengatakan harga 50 ribu peso tersebut untuk pembelian satu pucuk senjata laras panjang M4. "Satuan," ujarnya.

Saat ini tim Polri sudah berada di Filipina. Mereka tengah berkoordinasi dengan KBRI serta kepolisian nasional Filipina terkait penanganan Anton Gobay.

Simak juga 'Wanita Dituduh Penculik Ditelanjangi & Dibakar Hidup-hidup di Sorong':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT