Rekomendasi 9 Desa Harus Direlokasi Sebab Ada di Atas Sesar Cugenang

ADVERTISEMENT

Rekomendasi 9 Desa Harus Direlokasi Sebab Ada di Atas Sesar Cugenang

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 22:34 WIB
The view of Sarampad village after hit by M 5.6 earthquake in Cianjur, West Java province, on Wednesday, November 23, 2022. The M 5.6 earthquake shook some areas in Cianjur city, on Monday, Nov 21, which was felt in the capital city of Jakarta, and other areas such as Tangerang, Bekasi, Bogor, and Depok, caused at least more than 250 fatalities, and hundreds others were injured, as well as damaging buildings and infrastructure. (Photo by Aditya Irawan/NurPhoto via Getty Images)
Foto: Gempa di Cianjur Jawa Barat (Aditya Irawan/NurPhoto/Getty Images)
Jakarta -

Gempa dengan magnitudo (M) 5,6 menewaskan ratusan warga dan meluluhlantakkan bangunan di Cianjur, Jawa Barat. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merekomendasikan agar sembilan desa di Cianjur direlokasi karena di atas Sesar Cugenang.

Diketahui, gempa Cianjur berkekuatan M 5,6 itu terjadi pada Senin (21/11/2022) lalu. BMKG mencatat pusat gempa berada di darat dengan kedalaman 10 Km pada koordinat 6,84 LS-107,05 BT.

Gempa dirasakan pada skala MMI V-VI di Cianjur. Skala MMI atau Skala Mercalli adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi.

Makin tinggi skala MMI berarti semakin kuat getaran gempa dirasakan. Selain di Cianjur, gempa juga terasa di Bandung hingga Jakarta dengan skala MMI II hingga III.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan beberapa wilayah di Jawa Barat, termasuk Cianjur, termasuk dalam kawasan seismik aktif. Menurutnya, fakta ini menjadikan wilayah-wilayah itu memang rawan dan sering terjadi gempa.

Tak hanya rawan gempa, Daryono menyebut wilayah-wilayah tersebut juga cenderung sering terdampak gempa dangkal. Pasalnya, kata dia, ada beberapa sesar-sesar yang ditemukan di wilayah tersebut.

Karena itulah, lanjut Daryono, gempa di Cianjur yang terjadi beberapa saat lalu bersifat merusak. Dia menyebut gempa dangkal dengan kekuatan magnitudo 4-5 bisa merusak secara signifikan.

"Karakteristik gempa kerak dangkal atau shallow crustal earthquake ini, itu gempanya tidak harus berkekuatan besar untuk menimbulkan kerusakan, karena gempanya rata-rata dangkal ya, bisa kurang dari 10 kilometer, bisa kurang dari 15 kilometer, dan itu tidak butuh kekuatan besar misalnya di atas (magnitudo) 7, tapi kekuatan (magnitudo) 4, 5,6 itu bisa timbulkan kerusakan yang signifikan," jelasnya.

Korban Tewas 318 Orang

Pada, 26 November, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut total korban tewas akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat terus bertambah. Total korban tewas kini menjadi 318 orang.

Korban tewas akibat gempa magnitudo (M) 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, kembali bertambah. Kini korban tewas gempa Cianjur itu menjadi 318 orang.

"Korban jiwa yang meninggal dunia jumlah 318 orang," kata Deputi 3 Tanggap Darurat BNPB Mayor Jenderal Fajar Setiawan dalam konferensi pers, Sabtu (26/11).

Fajar juga mengungkap ada 14 korban yang masih belum ditemukan. Menurutnya, tim SAR akan terus mencari korban yang hilang tersebut.

"Korban hilang ataupun masih dalam status pencarian 14 jiwa dengan rincian 24 jiwa dikurangi 8 pencarian hari ini atau ditemukan dan 2 korban di Warung Sinta," ucapnya.

73.693 Orang Mengungsi

BNPB mengakumulasikan jumlah warga yang mengungsi akibat gempa tersebut. BNPB melaporkan 73.693 orang mengungsi sejak hari pertama hingga hari kelima (H+5).

"Adapun warga yang mengungsi per hari ini akumulasi dari hari pertama 73.693 orang," kata Fajar.

Gempa yang terjadi pada Senin (21/11) itu menyebabkan 58.049 rumah rusak. Rinciannya ialah rusak berat 25.186 rumah, rusak sedang 12.496 rumah, dan rusak ringan 20.367 rumah.

"Selanjutnya infrastruktur yang rusak, untuk sekolah 368, tempat ibadah 144, fasilitas kesehatan 14, gedung atau perkantoran 16," katanya.

Lalu, tercatat ada 16 kecamatan yang terdampak akibat gempa berskala 5,6 MMI itu. Sebanyak 16 kecamatan itu terdiri atas 146 desa.

Rekomendasi dari BMKG agar sembilan desa direlokasi. Baca halaman berikutnya>>



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT