Deolipa Jadi Pengacara Ortu Siswa SD Pocin 1, Bakal Lapor Polisi

ADVERTISEMENT

Deolipa Jadi Pengacara Ortu Siswa SD Pocin 1, Bakal Lapor Polisi

Devi Puspitasari - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 19:21 WIB
Deolipa Yumara
Deolipa Yumara (Yulida/detikcom)
Jakarta -

Pengacara Deolipa Yumara diminta para wali murid SDN Pocin 1 menjadi kuasa hukumnya untuk menghadapi polemik relokasi. Dia mengatakan bakal membawa hal ini ke ranah kepolisian.

"Saya diberi kuasa oleh wali murid untuk mendampingi mereka dalam hal mempertahankan sekolah ini. Jadi saya akan hajar lewat UU Perlindungan Anak yang salah dari Pemkot Depok dengan melaporkan ke polisi," kata Deolipa kepada wartawan, Jumat (9/12/2022).

Deolipa juga mengatakan SDN Pocin 1 tidak boleh diperlakukan semena-mena oleh Pemkot Depok. Menurutnya, sekolah itu merupakan aset warga.

"Sekolah ini bukan milik Pemda Depok, sekolah ini aset warga wilayah Kota Depok, aset negara, bukan aset pemerintah. Nah, ini adalah aset warga, jadi (Pemkot) nggak boleh semena-mena," kata Deolipa.

Deolipa menegaskan keputusan Pemkot Depok dalam penggusuran sekolah tersebut bakal dipidanakan karena mengganggu mental siswa SDN Pocin 1.

"Apalagi di sini ada anak lagi sekolah, jadi kita akan buat laporan dugaan tindak pidana. Kalau dipaksa dilakukan penggusuran, tentu yang sakit kan anak-anak, ada kekerasan terhadap mental anak di sini," tutupnya.

Sebelumnya, Pemkot Depok membatasi kegiatan belajar mengajar di SDN Pocin 1 hingga hari ini. Siswa SDN Pocin 1 dipaksa angkat kaki pada pekan selanjutnya. Pada Senin (12/12) siswa diharuskan 'angkat kaki' dari SDN Pocin 1 untuk pindah ke sekolah lain.

Rencana relokasi SDN Pocin 1 karena di lahan tersebut akan dibangun masjid ramai dikritik oleh anggota DPRD Kota Depok hingga sejarawan. Meski begitu, Pemkot Depok tetap menjalankan rencana tersebut.

(azh/azh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT