JPU Tanya Penyesalan Posting Meme Stupa, Roy Suryo Jawab Merasa Dizalimi

ADVERTISEMENT

JPU Tanya Penyesalan Posting Meme Stupa, Roy Suryo Jawab Merasa Dizalimi

Silvia Ng - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 18:08 WIB
Terdakwa Roy Suryo menjalani sidang lanjutan kasus dugaan ujaran kebencian bernada SARA sehingga menimbulkan kegaduhan yang digelar di PN Jakbar (Silvia Ng/detikcom)
Terdakwa Roy Suryo menjalani sidang lanjutan kasus dugaan ujaran kebencian bernada SARA sehingga menimbulkan kegaduhan yang digelar di PN Jakbar. (Silvia Ng/detikcom)
Jakarta -

Terdakwa Roy Suryo mengaku merasa dizalimi karena tersandung kasus posting meme stupa Borobudur. Dia menganggap dirinya menjadi korban atas mispersepsi terkait postingan tersebut.

Hal itu diungkapkan Roy Suryo dalam persidangannya dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar), Jumat (9/12/2022). Dia justru heran saat ditanyakan soal rasa penyesalan atas perbuatannya.

"Apakah terdakwa memiliki rasa penyesalan?" tanya jaksa penuntut umum (JPU) kepada Roy Suryo.

"Saya justru merasa terzalimi akibat ketidaktahuan orang-orang. Saya sekarang jadi korban dari kesalahan persepsi ini. Jadi mohon maaf, saya malah merasa saya dizalimi," jawab Roy.

"Bukan menyesal atau tidak, karena kesalahan orang, kenapa saya harus menyesal?" sambungnya.

Roy menyatakan dirinya telah memaafkan pihak-pihak terkait. Kendati demikian, dia mengingatkan bahwa ketidaktahuan itu telah membuatnya merasa terzalimi.

"Saya memaafkan kesalahan persepsi orang-orang, tapi mohon diketahui ketidaktahuan, kesalahpahaman mereka sudah membuat saya terzalimi," ungkap Roy.

Roy mengaku sempat meminta maaf karena telah terjadi salah persepsi. Dia pun sempat menghapus (take down) unggahan atau multiple quote tweet meme stupa Borobudur itu.

"Karena kemudian waktu itu terjadi salah persepsi, saya kemudian minta maaf kalau ada orang yang menjadi salah terima. Saya tidak hanya minta maaf, saya membuktikan bahwa saya melakukan take down sebagai pertanggungjawaban saya," ungkap Roy.

"Kemudian saya minta maaf itu sebagai wujud bukan wujud mengaku salah, tapi sebagai wujud saya orang yang bertanggung jawab kalau ada yang membuat orang kurang nyaman," imbuhnya.

Roy menyampaikan ungkapan maaf itu bukanlah sebagai wujud dirinya mengaku salah. Hal itu disampaikannya sebagai orang yang bertanggung jawab karena menimbulkan situasi yang tidak nyaman.

Saat jaksa menanyakan terkait wajah siapa yang ada dalam meme stupa Borobudur itu, Roy enggan menjawab. Menurutnya, yang jelas, ada rekayasa dalam meme itu.

"Apakah terdakwa tahu foto atau meme siapa yang ada dalam Candi Bodobudur itu?" tanya jaksa penuntut umum kepada terdakwa.

"Saya sih tidak perlu tahu itu siapa, yang jelas itu saya tahu ada rekayasa. Saya tidak boleh menilai itu siapa. Saya mau menyatakan, tidak tahu," jawabnya.

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Simak Video: Dilaporkan Pengacara Roy Suryo ke Komjak, JPU: Kewenangan Pengadilan

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT