90 Adegan Rekonstruksi Rudolf Tobing Bunuh Icha gegara Dendam Kesumat

ADVERTISEMENT

90 Adegan Rekonstruksi Rudolf Tobing Bunuh Icha gegara Dendam Kesumat

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Rabu, 07 Des 2022 20:14 WIB
Rudolf Tobing jalani rekonstruksi pembunuhan Icha.
Rudolf Tobing jalani rekonstruksi pembunuhan Icha. (M Hanafi Aryan/detikcom)
Jakarta -

Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan Ade Yunia Rizabani alias Icha (36) oleh temannya, Christian Rudolf Tobing (36). Dalam rekonstruksi tersebut tersangka Rudolf Tobing memperagakan 90 adegan.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Panjiyoga Indrawieny menyebut 90 adegan itu diperagakan di 3 lokasi berbeda. Lokasi tersebut antara lain di Polda Metro sebagai lokasi pengganti, Apartemen Green Pramuka dan Tol Becakayu.

"Di mana ada 26 adegan dilakukan di tempat pengganti yakni di Polda Metro Jaya tadi siang. 61 adegan di TKP yaitu di kamar, di lobby (apartemen), dan 3 TKP di Tol Becakayu," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Panjiyoga Indrawieny kepada wartawan, Rabu (7/12/2022).

Panjiyoga menyebut selama proses reka adegan itu pihaknya belum menemukan adanya fakta baru. Semua masih sesuai dengan pengakuan Rudolf Tobing dan rekaman CCTV di TKP.

"Sementara proses rekonstruksi ini masih sesuai dengan pengakuan tersangka dan hasil rekaman CCTV yang kita temukan di TKP. Dan temuan baru di proses ini tidak ada, jadi masih sesuai dengan keterangan awal," ujar dia.

Rudolf Tobing jalani rekonstruksi pembunuhan Icha.Rudolf Tobing jalani rekonstruksi pembunuhan Icha. (M Hanafi Aryan/detikcom)

Rudolf Cekik Icha hingga Tewas

Dalam rekonstruksi terungkap bahwa Rudolf membunuh Icha dengan cara mencekiknya hingga tak bernyawa. Kejadian itu bermula saat Rudolf mendorongnya ke kasur.

"Tersangka mendorong badan Icha menggunakan kedua tangan hingga Icha terjatuh di atas kasur. Tersangka mencekik leher Icha," kata penyidik dalam reka adegan ulang di salah satu kamar di apartemen Green Pramuka.

"Kedua lengan Icha diapit menggunakan lutut tersangka sembari mencekik hingga tewas," tambahnya.

Kemudian, selanjutnya Rudolf membungkus jasad Icha dengan plastik hitam besar yang telah disiapkan. Rudolf melakban bagian kaki, pergelangan hingga paha Icha.

Setelah itu, dia kembali mengambil plastik hitam kedua. Kemudian, barulah Rudolf mengambil troli dan memasukkan Icha ke dalamnya. Setelah itu, dia membawa turun jasad Icha menggunakan troli lewat lift dan membuangnya di kolong Tol Becakayu.


Baca di halaman selanjutnya: motif Rudolf bunuh Icha



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT