Momen Pria Sadis Bawa Balita Grace Usai Dianiaya, Korban Terkulai

ADVERTISEMENT

Momen Pria Sadis Bawa Balita Grace Usai Dianiaya, Korban Terkulai

Mulia Budi - detikNews
Rabu, 07 Des 2022 12:57 WIB
Momen pria sadis membawa balita Grace dalam kondisi terkulai usai dianiaya di apartemen di Jakarta Selatan, terekam CCTV.
Momen pria sadis membawa balita Grace dalam kondisi terkulai usai dianiaya di apartemen di Jakarta Selatan, terekam CCTV. (Foto: Tangkapan layar video/Istimewa)
Jakarta -

Pria berinisial YA (31) menganiaya balita Grace (2) hingga tewas di apartemen kawasan Kalibata, Jakarta Selatan (Jaksel). Momen pelaku bersama korban sempat terekam kamera CCTV di apartemen tersebut.

Ada dua potongan video yang beredar. Dalam video tersebut, Y awalnya tampak memasuki lift apartemen bersama korban Grace.

Pada rekaman CCTV itu tertulis tanggal 3 Desember 2022 pukul 14.53 WIB. Dalam potongan video tersebut terlihat korban dituntun pelaku dan kondisinya masih sehat.

Kemudian, potongan video lainnya menunjukkan pelaku dan korban memasuki lift sekitar pukul 16.00 WIB. Pada rekaman kedua, pelaku tampak menggendong korban saat memasuki lift tersebut.

Dalam video itu, korban terlihat dalam kondisi terkulai lemah. Wajahnya tampak pucat pasi.

Dihubungi terpisah, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan AKP Mariana membenarkan video itu merupakan Y dan korban. Mariana mengatakan video itu merupakan kejadian saat pelaku hendak membawa korban menuju rumah sakit usai dianiaya.

"Iya menuju rumah sakit," kata Mariana saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (7/12/2022).

Tewas Dianiaya Pacar Ibu

Sebelumnya, balita perempuan Grace (2) tewas dianiaya pria berinisial YA (31) di apartemen kawasan Kalibata, Jakarta Selatan (Jaksel). Pelaku adalah pacar ibunda korban, SS (32).

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam mengungkap pelaku berdalih kesal lantaran korban tak berhenti menangis. Dia menyebut kepala korban sempat terbentur tiga kali sebelum tewas.

"Kemudian YA merasa kesal sambil dibersihkan (BAB-nya), korban menangis karena melepaskan popok atau Pampers dengan cara yang tidak baik. Akhirnya korban sempat terbentur kepalanya di dinding kamar mandi," ungkap Ade Ary dalam jumpa pers, Selasa (6/12).

Ade Ary mengatakan korban tak berhenti menangis meski sudah dibersihkan dari kotorannya. Akhirnya, korban dilempar ke arah kasur oleh YA dan mendarat di lantai.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya....

Simak juga 'Balita di Batam Tewas Usai Ditinju dan Dibanting Pacar Ibunya':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT