Warga Kampung Bayam Aksi di Balkot DKI: Masuk Hunian Dulu, Harga Belakangan

ADVERTISEMENT

Warga Kampung Bayam Aksi di Balkot DKI: Masuk Hunian Dulu, Harga Belakangan

Anggi Muliawati - detikNews
Jumat, 02 Des 2022 11:37 WIB
Warga Kampung Bayam kembali menggelar aksi di Balai Kota DKI hari ini.
Warga Kampung Bayam kembali menggelar aksi di Balai Kota DKI hari ini. (Foto: Anggi Muliawati/detikcom)
Jakarta -

Warga Kampung Bayam kembali menggelar aksi di Balai Kota DKI hari ini. Mereka mengancam terus aksi sampai menerima kunci hunian Kampung Susun Bayam.

Pantauan di lokasi, Jumat (2/12/2022) pukul 10.50 WIB, warga duduk ngemper di depan Balai Kota DKI. Mereka membawa sejumlah atribut di antaranya, spanduk, panci, termos air, dan peralatan dapur lainnya.

"Sebenarnya, rencananya sampai tuntutan kita dipenuhi aja, kalau misalkan Senin kita aksi lagi kemungkinan bisa, nanti kita musyawarahkan, tapi yang jelas hari ini kan tuntutan belum terpenuhi," kata Ketua Koperasi Persaudaraan Warga Kampung Bayam, Asep Suwenda (54) di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Asep menyampaikan rencananya akan menggelar aksi hari ini sampai pukul 18.00 WIB. Dia berharap dapat bertemu dengan Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono.

Dia meminta Pemprov DKI segera menyerahkan kunci hunian. Asep menuturkan harga sewa Kampung Susun Bayam bukan menjadi prioritas saat ini.

"Sebenarnya kalau buat nominal kita bukan prioritas, yang prioritas kita itu bagaimana kita harus segera mungkin masuk ke dalam hunian itu, itu yang utama," ujarnya.

Diketahui warga telah menggelar aksi memasang tenda di depan Balai Kota DKI pada Kamis (1/12). Namun belum ada hasil memuaskan dari aksi pertama tersebut.

Pj Gubernur DKI Serahkan Tarif Sewa ke Jakpro

Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono mengaku menyerahkan tarif sewa Kampung Susun Bayam kepada JakPro. Dia mengaku tak masalah dengan harga yang ditawarkan JakPro.

"JakPro yang membangun, JakPro yang me-manage itu, kita serahkan ke JakPro," kata Heru usai meninjau sodetan kali Ciwilung, di Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (1/12/2022).

Diketahui, JakPro menawarkan harga sewa kurang lebih Rp 750-765 ribu. Menurutnya, tidak ada masalah dengan tarif tersebut jika telah dipertimbangkan.

"Kalau Rp 750 ribu itu kebijakan untuk menghitung perawatan, dan lain-lain dianggap segitu, ya silakan saja," ujarnya.

Bisa Dihuni Jika Sudah Deal Harga Sewa

Jakpro mengatakan warga dapat menghuni Kampung Susun Bayam kapan saja. Vice President Corporate Secretary PT Jakpro Syachrial Syarief menyebut KSB dapat dihuni setelah melakukan penandatanganan perjanjian dengan JakPro dan paguyuban pengelolaan lingkungan KSB.

"Pada prinsipnya kapan saja warga bisa menghuni KSB, jika sudah sepakat dengan isi perjanjian secara tertulis dengan pihak Jakpro dan paguyuban atau koperasi," ujar Syachrial dalam keterangannya, Sabtu (26/11).

Syachrial mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan proses peralihan pengelolaan KSB ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Dia menyebut JakPro memiliki SLA atau standar layanan untuk KSB selama proses transisi berlangsung.

"Tujuannya agar warga berperan aktif menjaga keberlanjutan lingkungan KSB," katanya.

(idn/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT