Polemik Tarif Sewa, Ketua DPRD DKI dan Heru Budi Akan ke Kampung Susun Bayam

ADVERTISEMENT

Polemik Tarif Sewa, Ketua DPRD DKI dan Heru Budi Akan ke Kampung Susun Bayam

Anggi Muliawati - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 16:21 WIB
Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi.
Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi. (Anggi/detikcom)
Jakarta -

Warga calon penghuni Kampung Susun Bayam menuntut Pt Jakarta Propertindo (JakPro) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk menurunkan harga sewa yang ditawarkan. Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi mengatakan akan meninjau Kampung Susun Bayam (KSB) bersama Pj Gubernur DKI Heru Budi.

"Makanya kemarin ada simpang siur mengenai pembiayaan, tapi diambil oleh kebijakan Pak Gubernur kalau nggak salah Rp 750 ribu, mudah-mudahan itu bisa diterima mereka, karena bukan apa-apa-apa, sekali lagi mereka area tinggal di situ, sekarang mereka mendapatkan di situ, harga dengan kebijakan Pak Gubernur itu mungkin akan masuk ke dalam situ," kata Prasetyo di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (1/12/2022).

"Saya juga dengan Pak Pj Gubernur akan melihat ke sana nanti ya," sambungnya.

Sebelumnya, warga calon penghuni Kampung Susun Bayam menuntut JakPro dan Pemprov DKI segera memberikan kunci hunian. Selain itu, warga meminta harga sewa Kampung Susun Bayam sekitar Rp 200 ribu.

"Tuntutannya pertama segera mungkin kita bisa masuk ke rusun, kedua segera mungkin kita ada penyerahan kunci, terus ketiga harga nominal sewa bisa terjangkau dengan masyarakat kecil," kata Ketua Koperasi Persaudaraan Warga Kampung Bayam, Asep Suwenda (54), di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Asep mengaku tetap keberatan atas harga yang ditawarkan JakPro, yakni sebesar Rp 765 ribu. Menurutnya, warga ingin harga sewa Kampung Susun Bayam sama dengan rusun lain yang ada di Jakarta, yakni berkisar Rp 200 ribu.

"Yang jelas kita berkaca dari kampung rusun di Akuarium dan di Kunir itu Rp 34 ribu dan ditambah hal-hal lain kisaran-kisaran Rp 200 ribu, harapannya itu, acuan kita sama dengan rusun Akuarium. Tapi yang jadi prioritas kita gimana supaya masuk ke rusun, harga sewa bisa dibicarakan lagi," tuturnya.

JakPro Tawarkan Harga Sewa Rp 765 ribu

PT Jakarta Propertindo (JakPro) mengatakan harga sewa Kampung Susun Bayam di dekat Jakarta Internasional Stadium (JIS) disesuaikan dengan Pergub Nomor 55 Tahun 2018. JakPro menyebut tarif tertinggi rusun tersebut Rp 765 ribu per bulan.

"Hari Jumat lalu telah kami sampaikan pada warga tentang tarif sewa sesuai pergub," kata Vice President Corporate Secretary PT Jakarta Propertindo (JakPro) Syachrial Syarief kepada wartawan, Senin (28/11).

Tarif Kampung Susun Bayam ini masuk kategori terprogram dengan jenis bangunan tower dengan tarif tertinggi Rp 765 ribu per bulan. Syachrial menyebut sebagian calon penghuni menerima tarif tersebut.

"Ya +/- 765 ribu. Sebagian menerima sebagian masih pikir-pikir," katanya.

(idn/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT