Polisi Belum Terima Laporan Pelecehan Bos WO Bogor yang Viral

ADVERTISEMENT

Polisi Belum Terima Laporan Pelecehan Bos WO Bogor yang Viral

M Solihin - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 19:05 WIB
Colour backlit image of the silhouette of a woman with her hands on her head in a gesture of despair. The silhouette is distorted, and the arms elongated, giving an alien-like quality. The image is sinister and foreboding, with an element of horror. It is as if the woman is trying to escape from behind the glass. Horizontal image with copy space.
Ilustrasi pelecehan seksual (Foto: iStock)
Jakarta -

Seorang perempuan yang bekerja sebagai freelance diduga dilecehkan bos sebuah wedding organizer (WO) di Kota Bogor. Polisi mengaku belum menerima laporan terkait kejadian tersebut dan akan menelusuri informasi tersebut.

"Belum ada kami terima (laporan soal pelecehan bos WO)," kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Iptu Ni Komang Armini ketika dikonfirmasi detikcom, Rabu (30/11/2022).

Meski demikian, kata Armini, pihaknya akan menelusuri informasi kejadian tersebut.

"Siap (akan dicek). Mohon waktu," katanya.

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan yang bekerja sebagai freelance di sebuah wedding organizer (WO) diduga dilecehkan oleh bosnya. Pelecehan terjadi di sebuah indekos pelaku di Kota Bogor.

Kasus ini viral di media sosial setelah rekan kerja korban, laki-laki berinisial TA, mengungkap dugaan pelecehan si bos tersebut. Foto terduga pelaku kemudian tersebar di media sosial.

"Lagi-lagi pelecehan seksual yang dilakukan oleh atasan kepada bawahan, ini terjadi di Bogor ya guys. Mana tahu di sini ada korbannya juga, kalian bisa speak up di sini ya," tulis salah satu akun Twitter, seperti dilihat detikcom, Rabu (30/11/2022). Unggahan di IG story TA tersebar di Twitter dan viral.

Saat dikonfirmasi, TA memastikan apa yang disampaikannya melalui medsos adalah benar. Dugaan pelecehan seksual itu terjadi di kamar kos milik pelaku yang selama ini juga menjadi kantor WO.

"Dugaan pelecehan seksual itu (terjadi) di kos, kos pelaku di Tanahsareal, Kota Bogor," ungkap TA saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (30/11/2022).

TA menjelaskan pelaku merupakan bos WO yang juga seorang MC. Sedangkan korban adalah pegawai paruh waktu atau freelance yang biasa menjadi LO di event-event.

"Korban itu freelance di WO, tapi kebetulan pelaku adalah owner dari WO itu, dan korban diminta untuk jadi LO, dia (pelaku) juga jadi MC (di waktu bersamaan)," kata TA.

Baca kronologi kejadian di halaman selanjutnya....

Simak juga 'Polisi soal Kasus Pemerkosaan Eks Kapolsek Pinang: Suka Sama Suka':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT