Perbaikan di Stasiun Pasar Minggu-UI Beres, Kepadatan Penumpang Mulai Diurai

ADVERTISEMENT

Perbaikan di Stasiun Pasar Minggu-UI Beres, Kepadatan Penumpang Mulai Diurai

Jabbar Ramdhani - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 14:16 WIB
KRL mengalami gangguan di antara Stasiun Pasar Minggu-Universitas Indonesia. Pihak KCI menyebut gangguan terjadi karena ada perbaikan listrik aliran atas (LAA). (Anggoro/detikcom)
KRL saat mengalami gangguan di antara Stasiun Pasar Minggu-Universitas Indonesia. Pihak KCI menyebut gangguan terjadi karena ada perbaikan listrik aliran atas (LAA). (Anggoro/detikcom)
Depok -

Pihak KAI Commuter Indonesia (KCI) telah selesai melakukan perbaikan listrik aliran atas (LAA) di antara Stasiun Pasar Minggu dan Universitas Indonesia. KRL kembali beroperasi normal.

"Perbaikan pada LAA (Listrik Aliran Atas) jalur hulu-hilir antara Stasiun Pasar Minggu-Universitas Indonesia telah selesai penanganan oleh petugas," demikian keterangan KCI melalui akun Twitter, @CommuterLine, seperti dilihat, Rabu (30/11/2022) yang dicuit pukul 12.08 WIB.

KCI menyatakan perjalanan KRL saat ini dalam proses penguraian kepadatan di lintas rute tersebut. Pihak KCI juga meminta maaf kepada para penumpang.

"Perjalanan KA saat ini dalam proses penguraian kepadatan di lintas. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya," kata KCI.

Seorang warganet mengabarkan masih terjebak di Stasiun Tebet setelah terjadi perbaikan LAA di antara Stasiun Pasar Minggu dan Stasiun UI. KCI menyatakan berupaya memberi pelayanan optimal.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Sehubungan dengan penguraian kepadatan di lintas membuat perjalanan KA mengalami selisih waktu dari jadwal yang sudah ditentukan. Saat ini kami terus berusaha agar perjalanan Commuterline tetap berjalan secara optimal," kata KCI.

Cerita Penumpang 'Terjebak' di Gerbong

Sebelumnya diberitakan, KRL mengalami gangguan di antara Stasiun Pasar Minggu-UI pada pukul 11.24 WIB. Seorang penumpang, Anggoro, bercerita bahwa dia sempat 'terjebak' dengan penumpang lain di gerbong KRL.

"Kesel juga tadi karena pintunya ditutup pas AC-nya mati. Mestinya kalau sudah jelas lagi gangguan ya pintunya dibuka saja," ucap Anggoro.

Dia mengatakan pintu KRL sempat terbuka-tertutup. Dia mengatakan pintu KRL tersebut akhirnya dibuka secara manual karena masih ada beberapa penumpang 'terjebak' di dalam gerbong saat ada gangguan kelistrikan tersebut.

Sebelum pintu benar-benar tertutup, dia mengatakan sejumlah penumpang turun dari gerbong KRL dan berjalan menuju peron Stasiun UI.

"Kasihan tadi ada beberapa anak kecil yang rewel, mungkin karena gerah. Jadi tadi awalnya pintu memang dibuka, lalu ada beberapa penumpang yang turun. Nggak lama, terus pintunya ditutup lagi. Dipikir udah mau jalan. Sempat buka-tutup beberapa kali terus ditutup terus," kata dia.

(jbr/hri)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT