Kuat Ma'ruf Ubah BAP, Kini Mengaku Tak Lihat Sambo Pakai Sarung Tangan!

ADVERTISEMENT

Kuat Ma'ruf Ubah BAP, Kini Mengaku Tak Lihat Sambo Pakai Sarung Tangan!

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 10:26 WIB
Para polisi menjadi saksi dalam sidang kasus pembunuhan Brigadir J di PN Jaksel, Senin (21/11/2022).
Kuat Ma'ruf (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Sopir keluarga mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf, mengubah keterangan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) soal sarung tangan Ferdy Sambo menjelang penembakan Brigadir Yosua Hutabarat. Kini Kuat Ma'ruf mengaku tidak pernah melihat Ferdy Sambo memakai sarung tangan.

"KM (Kuat Ma'ruf) tidak pernah melihat FS pakai sarung tangan," kata pengacara Kuat Ma'ruf, Irwan Irawan, kepada wartawan, Rabu (30/11/2022).

Diketahui, sarung tangan hitam yang disebut dikenakan Ferdy Sambo sebelum pembunuhan Brigadir N Yosua Hutabarat menjadi pembahasan dalam persidangan. Tanda tanya besar mengenai hal itu kini muncul setelah rekaman CCTV ditampilkan.

Rekaman CCTV yang menunjukkan kedatangan Sambo sekaligus Yosua masih hidup ditampilkan pada sidang Bharada Richard Eliezer dkk di PN Jakarta Selatan, Senin (28/11). Rekaman itu kini berada di tangan jaksa. Rekaman tersebut ada di dalam hard disk yang disita dari Kompol Baiquni Wibowo.

Awal rekaman itu menampilkan rombongan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, termasuk Yosua, tiba di rumah Duren Tiga dari Magelang. Beberapa menit kemudian, Ferdy Sambo juga tiba di rumah memakai mobil berwarna hitam.

Sebelum Sambo turun dari mobil, ajudan Sambo, Adzan Romer, lebih dulu turun. Setelah itu, baru Sambo turun.

Namun, sebelum Sambo terlihat di rekaman itu, terlihat Adzan Romer menghampiri Sambo seperti hendak mengambil sesuatu, tapi tidak bisa terlihat jelas karena tertutup mobil. Barulah beberapa detik kemudian terlihat momen Ferdy Sambo memakai seragam Polri jalan masuk ke dalam rumah dan didampingi Romer.

Di ruang sidang saat itu terdengar suara membahas sarung tangan Sambo. Hakim ketua Wahyu Iman pun meminta saksi ahli Heri Priyanto memundurkan menit rekaman.

"Saudara Ahli, tolong diputar lagi saat FS keluar dari mobil," kata hakim Wahyu saat hakim dan jaksa memastikan sarung tangan Sambo.

Hakim meminta saksi ahli memutar maju mundur rekaman CCTV hingga akhirnya hakim berkata 'udah nggak ada'.

"Setop, mundur lagi dikit, maju lagi, maju lagi, setop, maju lagi, maju lagi, maju lagi dikit, setop, udah nggak ada," kata hakim.

Tidak diketahui kalimat 'udah nggak ada' yang dikatakan hakim. Apakah 'nggak ada' itu terkait sarung tangan Sambo yang tidak ada, atau yang dimaksud tidak ada yang memperlihatkan jelas sarung tangan Sambo.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT