Urusan Sarung Tangan Sambo Jadi Polemik Usai CCTV Ditampilkan

ADVERTISEMENT

Urusan Sarung Tangan Sambo Jadi Polemik Usai CCTV Ditampilkan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 05:36 WIB
Video CCTV Kompleks Polri Duren Tiga, Jaksel, diputar di sidang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Terekam jelas gerak langkah cepat Sambo sebelum Yosua ditembak.
Video CCTV Kompleks Polri Duren Tiga, Jaksel, diputar di sidang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi (A.Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Sarung tangan hitam yang disebut dikenakan Ferdy Sambo sebelum pembunuhan Brigadir N Yosua Hutabarat menjadi pembahasan dalam persidangan. Tanda tanya besar mengenai hal itu kini muncul usai rekaman CCTV ditampilkan.

Rekaman CCTV yang menunjukkan kedatangan Sambo sekaligus Yosua masih hidup ditampilkan pada sidang Bharada Richard Eliezer dkk di PN Jakarta Selatan, Senin (28/11). Rekaman itu kini berada di tangan jaksa, rekaman tersebut ada di dalam hardisk yang disita dari Kompol Baiquni Wibowo.

Awal rekaman itu menampilkan rombongan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, termasuk Yosua, tiba di rumah Duren Tiga dari Magelang. Beberapa menit kemudian, Ferdy Sambo juga tiba di rumah memakai mobil berwarna hitam.

Sebelum Sambo turun dari mobil, ajudan Sambo, Adzan Romer, lebih dulu turun. Setelah itu, baru Sambo turun.

Namun, sebelum Sambo terlihat di rekaman itu, terlihat Adzan Romer menghampiri Sambo seperti hendak mengambil sesuatu, tapi tidak bisa terlihat jelas karena tertutup mobil. Barulah beberapa detik kemudian terlihat momen Ferdy Sambo memakai seragam Polri jalan masuk ke dalam rumah dan didampingi Romer.

Di ruang sidang saat itu terdengar suara membahas sarung tangan Sambo. Hakim ketua Wahyu Iman pun meminta saksi ahli Heri Priyanto memundurkan menit rekaman.

"Saudara ahli tolong diputar lagi saat FS keluar dari mobil," kata hakim Wahyu, saat hakim dan jaksa memastikan sarung tangan Sambo.

Hakim meminta saksi ahli memutar maju mundur rekaman CCTV hingga akhirnya hakim berkata 'udah nggak ada'.

"Setop mundur lagi dikit, maju lagi maju lagi, setop, maju lagi, maju lagi, maju lagi dikit, setop, udah nggak ada," kata hakim.

Tidak diketahui kalimat 'udah nggak ada' yang dikatakan hakim. Apakah 'nggak ada' itu terkait sarung tangan Sambo yang tidak ada, atau yang dimaksud tidak ada yang memperlihatkan jelas sarung tangan Sambo.

Dakwaan Jaksa

Perihal sarung tangan Ferdy Sambo ini juga muncul di dakwaan jaksa. Momentum pertama kali Ferdy Sambo mengenakan sarung tangan hitam itu diketahui Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

"Untuk meminimalisir perlawanan Yosua ketika rencana jahat tersebut dilaksanakan, maka harus dipastikan Yosua dalam keadaan sudah tidak bersenjata," ucap jaksa saat membacakan surat dakwaan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (17/10).

Jaksa mengatakan Ferdy Sambo menanyakan ke Eliezer mengenai keberadaan senjata Yosua yaitu senjata api HS dan senjata laras panjang jenis Steyr Aug. Kedua senjata itu sebelumnya sudah diamankan Ricky Rizal. Untuk senjata laras panjang sudah disimpan di lemari senjata Ferdy Sambo, sedangkan senjata HS lantas diserahkan Eliezer ke Ferdy Sambo.

"Pada saat Eliezer menyerahkan senjata api HS milik Yosua kepada Ferdy Sambo, Eliezer melihat Ferdy Sambo sudah menggunakan sarung tangan warna hitam sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan merampas nyawa Yosua," ucap jaksa.

Simak video 'Eks Penyidik Polres Jaksel Klaim Kasus Yosua Bisa Terungkap 2 Jam':

[Gambas:Video 20detik]



Kesaksian Adzan Romer. Simak di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT