Polisi: Keluarga Kalideres Tewas Bukan karena Keracunan atau Kelaparan

ADVERTISEMENT

Polisi: Keluarga Kalideres Tewas Bukan karena Keracunan atau Kelaparan

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 14:47 WIB
Kondisi TKP sekeluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat
Sekeluarga tewas 'mengering' di Kalideres, Jakarta Barat (Foto: dok. detikcom)
Jakarta -

Kasus kematian satu keluarga yang ditemukan tewas 'mengering' di Kalideres, Jakarta Barat, masih diusut. Terkini, polisi memastikan keempat korban meninggal bukan karena keracunan.

"Sementara ini yang bisa disampaikan bahwa dalam penyebab kematian empat orang ini dalam satu keluarga itu tidak ditemukan meninggal karena keracunan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat dihubungi, Selasa (29/11/2022).

Zulpan mengatakan sejauh ini tidak tidak ada temuan racun atau zat berbahaya di tubuh korban. Dia pun memastikan di tubuh korban tidak ditemukan bekas tanda kekerasan.

"Yang kedua mereka meninggal bukan diakibatkan adanya tindakan kekerasan," ucap Zulpan.

Bukan karena Kelaparan

Hasil pemeriksaan sejauh ini juga tidak menemukan indikasi para korban meninggal kelaparan akibat ketidakmampuan membeli pasokan makanan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan mengarah kepada mereka meninggal bukan karena kelaparan. Artinya, kelaparan di sini bukan karena tidak memiliki kemampuan untuk membeli makanan," katanya.

Hampir tiga pekan berlalu polisi belum memerinci soal penyebab kematian korban. Zulpan menyebutkan pihaknya bersama para ahli masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif dan penyebab kematian satu keluarga tersebut.

"Untuk detailnya Polda Metro akan menyampaikannya dengan menyertakan para ahli di bidang kedokteran forensik dan psikologi forensik hingga laboratorium forensik untuk menyampaikan kajian temuan-temuan para ahli tersebut," ucap Zulpan.

Anak Terakhir Meninggal

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengungkap temuan baru terkait kasus kematian satu keluarga Kalideres yang ditemukan 'mengering'. Dari hasil penyelidikan, korban Dian (42) diduga meninggal terakhir.

"Dugaan kuat yang meninggal terakhir adalah Dian, putri Rudiyanto dan Reni Margaretha," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi saat dihubungi detikcom, Sabtu (26/11).

Jasad Dian ditemukan di dalam kamar bersama jasad ibunda, Margaretha. Kondisi jenazah ibunya sudah mengalami mumifikasi, namun terlihat terawat.

Hengki Haryadi mengatakan jasad Dian ditemukan di sebelah jasad ibunda. Dian ditemukan dalam kondisi memeluk guling.

"Dan jenazah Dian ada di sebelahnya sambil memeluk guling. Dan kamar dikunci dari dalam," ungkap Hengki.

Lihat Video: Saksi Mata: Misteri Kematian Satu Keluarga di Kalideres

[Gambas:Video 20detik]



(mea/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT