PDIP Tuding Masalah Kampung Susun Bayam 'Bom Waktu' yang Ditinggalkan Anies

ADVERTISEMENT

PDIP Tuding Masalah Kampung Susun Bayam 'Bom Waktu' yang Ditinggalkan Anies

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 11:42 WIB
Sejumlah warga berkaktivitas di kawasan Kampung Susun Bayam, Jakarta International Stadium, Papanggo, Jakarta Utara, Rabu (12/10/2022).
Kampung Susun Bayam (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Kampung Susun Bayam di dekat Jakarta Internasional Stadium (JIS) masih belum bisa dihuni warga karena masalah sewa. Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP Ida Mahmudah meminta agar masalah sewa tersebut segera diselesaikan.

"Loh, bukannya setahu saya itu gratis Pak Anies berikan kepada warga Kampung Bayam, saya baru tahu ternyata bayar," kata Ida kepada wartawan, Senin (28/11/2022).

Ida meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman untuk menuntaskan kasus ini. Dia meminta Dinas Perumahan membentuk tim terkait Kampung Susun Bayam ini.

"Melihat situasi dan kondisi saya minta tim dari Dinas Perumahan untuk menyelesaikan kasus ini, maunya seperti apa," kata Ida.

Ida lantas menyayangkan rumah susun yang telah diresmikan oleh eks Gubernur DKI Anies Baswedan pada 12 Oktober lalu itu belum bisa dihuni hingga kini. Ida kemudian menyinggung bom waktu yang ditinggalkan Anies.

"Tapi ini disayangkan, apa namanya... bom waktu menurut saya ditinggalkan oleh Pak Anies. Sekali lagi saya berharap Dinas Perumahan untuk segera membentuk tim untuk menyelesaikan seperti apa baiknya," tuturnya.

Gerindra Sebut Sudah Ada yang Huni Kampung Bayam

Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD DKI Fraksi Gerindra, Syarif, menilai Kampung Susun Bayam ini akan jadi bom waktu jika persoalan sewa tak segera diselesaikan.

"Betul jadi 'bom waktu' kalau tidak disegerakan diatasi. Saya sepakat dengan Bu Ida sebagai 'bom waktu', maka harus diselesaikan secara musyawarah dan dialog" kata Syarif saat dihubungi terpisah.

Syarif mendorong agar Pemprov DKI segera menyelesaikan persoalan ini. Dia juga mendengar kabar soal rusun akan diambil alih oleh Pemkot Jakarta Utara.

"Saya juga mendengar akan diambil alih penyelesaian oleh Pemkot Jakut dengan tetap mendasarkan pada rencana pengelolaannya melalui koperasi penghuni Rusun Bayam itu yang akan dibentuk," tuturnya.

Selengkapnya pada halaman berikutnya.

Simak juga Video: Warga Gusuran Minta Jatah Kampung Susun Akuarium, Wagub DKI :Diatur Koperasi

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT