Warga Sebut JakPro Kini Tawarkan Sewa Kampung Susun Bayam Rp 635 Ribu

ADVERTISEMENT

Warga Sebut JakPro Kini Tawarkan Sewa Kampung Susun Bayam Rp 635 Ribu

Indra Komara - detikNews
Minggu, 27 Nov 2022 14:13 WIB
Warga calon penghuni Kampung Susun Bayam (KSB) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan JIS, Jakarta Utara. Mereka menagih janji untuk bisa menempati rumah susun tersebut, Senin, 21/11/2022.
Warga menggeruduk Kampung Susun Bayam untuk menagih janji hunian. (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Ketua Koperasi Persaudaraan Warga Kampung Bayam, Asep Suwenda (54), menyebutkan JakPro menawarkan harga baru perihal tarif sewa Kampung Susun Bayam. Asep mengatakan JakPro menawarkan harga sewa Rp 635 ribu per bulan.

"Rp 635 ribu," kata Asep kepada wartawan, Minggu (27/11/2022). Asep dimintai konfirmasi soal pernyataan JakPro yang menyebut tarif sewa Kampung Susun Bayam akan di bawah Rp 1,5 juta.

Asep mengatakan penawaran itu disampaikan pihak Jakpro saat melakukan pertemuan dengan warga calon penghuni Kampung Susun Bayam pada Jumat (25/11). Meski sudah ada penawaran terbaru, warga belum sepakat.

"Kita belum sepakat. Jadi pertemuan kemarin bubar begitu aja," kata dia.

Asep mengatakan warga calon penghuni ingin harga sewa lebih murah lagi. Dalam pertemuan dengan JakPro warga sempat menyampaikan keinginan harga sewa sebesar Rp 250 ribu.

"Kalau sesuai keinginan warga itu ya antara sekitar Rp 250 ribuan," ujar Asep.

Dia berharap segera ada kesepakatan antara warga dengan JakPro. Asep menyampaikan tarif sewa yang bisa disepakati warga calon penghuni Kampung Susun Bayam di bawah Rp 500 ribu.

"Di bawah Rp 500 ribu," katanya.

Dia belum mengetahui kapan undangan lanjutan dari JakPro perihal kesepakatan tarif sewa. Pasalnya, lanjut Asep, warga calon penghuni masih tinggal di bawah tenda yang dipasang di depan gerbang masuk Kampung Susun Bayam.

"Kita masih aksi, mereka kontrakannya sudah habis, jadi di tenda itu saja. Masih (aksi) dari kemarin. Ada sekitar 20 orang," katanya.

JakPro Sebut Tarif Sewa di Bawah Rp 1,5 Juta

JakPro mengatakan pihaknya telah berdiskusi dengan Pemprov DKI terkait harga sewa Kampung Susun Bayam. Jakpro mengklaim harga sewa yang ditawarkan JakPro akan di bawah Rp 1,5 juta per bulan.

"Ya betul (harga sewa di bawah Rp 1,5 juta), untuk tarif sewa Kampung Susun Bayam, sudah kami diskusikan kembali dengan Pemprov DKI," kata Vice President Corporate Secretary PT Jakarta Propertindo (JakPro) Syachrial Syarief saat dihubungi, Sabtu (26/11).

Syarief mengatakan harga sewa tersebut akan merujuk pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 55 Tahun 2018. Dia menyebut pihaknya juga telah melakukan sosialisasi harga sewa itu kepada warga.

Syarief mengatakan Kampung Susun Bayam dapat dihuni setelah melakukan penandatanganan perjanjian dengan JakPro dan paguyuban pengelolaan lingkungan KSB.

"Pada prinsipnya kapan saja warga bisa menghuni KSB, jika sudah sepakat dengan isi perjanjian secara tertulis dengan pihak JakPro dan paguyuban atau koperasi," ujarnya.

Dia mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan proses peralihan pengelolaan KSB ke Pemprov DKI. Menurut dia, JakPro memiliki SLA atau standar layanan untuk KSB selama proses transisi berlangsung.

"Tujuannya agar warga berperan aktif menjaga keberlanjutan lingkungan KSB," katanya.

Simak juga Video: Warga Gusuran Minta Jatah Kampung Susun Akuarium, Wagub DKI :Diatur Koperasi

[Gambas:Video 20detik]

(idn/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT