Upaya Satpol PP Depok Nyamar Berujung Prostitusi Indekos Terbongkar

ADVERTISEMENT

Upaya Satpol PP Depok Nyamar Berujung Prostitusi Indekos Terbongkar

Devi Puspitasari - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 06:38 WIB
gambaran situs on line
Ilustrasi prostitusi. (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Satpol PP Kota Depok menggerebek sebuah indekos di Cilodong, Depok yang diduga menjadi sarang prostitusi. Dari lokasi tersebut diamankan 28 orang laki-laki dan perempuan, ada juga waria.

Prostitusi tersebut terbongkar berkat petugas Satpol PP yang menyamar sebagai pelanggar. Pekerja seks komersil (PSK) mencari pelanggan lewat Michat dan kemudian menjadikan indekos di Cilodong tersebut sebagai tempat untuk bercinta.

Prostitusi di indekos tersebut digerebek pada Jumat (25/11). Sebanyak 25 orang yang diamankan dari indekos tersebut kemudian dipulangkan setelah didata.

Berikut ini fakta-fakta terkait prostitusi di indekos Cilodong yang dirangkum detikcom, Selasa (29/11/2022).

Berawal dari Info Masyarakat

Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Depok Muhammad Fahmi menjelaskan, pihaknya awalnya mendapatkan informasi dari warga sekitar terkait adanya dugaan prostitusi online di sebuah rumah kos di Cilodong, Kota Depok.

"Dari 3 lokasi tempat kos, memang dari 3 lokasi itu anggota kami bertransaksi via MiChat. Ternyata benar di tempat kos itu," kata Muhammad Fahmi saat dimintai konfirmasi, Senin (28/11/2022).

Petugas Satpol PP Menyamar

Fahmi mengatakan petugas menyamar jadi pelanggan dan melakukan transaksi memesan pekerja seks komersial (PSK) melalui aplikasi Michat, namun tidak sampai 'mengeksekusi'. Hal ini, menurut Fahmi, dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi dari masyarakat.

"Iya padahal dari masing-masing kos itu anggota kami sudah bertransaksi via Michat mereka sudah sepakat walaupun tidak mengeksekusi ya, cuma karena ingin menjebak aja bener apa enggak," terang Fahmi.

Setelah itu petugas Satpol PP mendatangi tempat tersebut dan ternyata benar saja di indekos tersebut dijadikan sebagai sarang prostitusi.

"Ternyata tempat itu ingin dijadikan tempat eksekusi untuk transaksi online mereka, walaupun pada saat kita gerebek ada juga yang cuma pacaran, menurut pengakuan mereka," ucapnya.

Lihat juga video 'Wagub Bakal Tutup Semua Tempat Prostitusi di Jakarta!':

[Gambas:Video 20detik]



Baca di halaman selanjutnya 25 orang diamankan, ada anak hingga waria....



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT