Satpol PP Depok Gerebek Kos Diduga Sarang Prostitusi, 28 Orang Diamankan

ADVERTISEMENT

Satpol PP Depok Gerebek Kos Diduga Sarang Prostitusi, 28 Orang Diamankan

Devi Puspitasari - detikNews
Senin, 28 Nov 2022 13:30 WIB
Dok. Satpol PP Depok
Foto: dok. Satpol PP Depok
Depok -

Satpol PP Kota Depok menggerebek tempat kos yang diduga menjadi tempat prostitusi online di Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat. Sebanyak 28 orang ditangkap petugas.

"Iya ada total 28 orang, ada 8 di bawah umur termasuk 2 waria," kata Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Depok Muhammad Fahmi saat dimintai konfirmasi, Senin (28/11/2022).

Sebanyak 28 orang yang diamankan terdiri atas 20 orang wanita dan 8 orang laki-laki (2 di antaranya waria). Dari 28 orang itu, 8 orang di bawah umur dibawa ke Rumah Perlindungan Sosial (RPS) di Beji, Depok.

Fahmi mengatakan penggerebekan itu dilakukan pada Jumat (25/11). Mulanya, Satpol PP mendapatkan informasi adanya dugaan prostitusi online oleh warga sekitar yang mengaku resah dengan tamu yang berganti-ganti pada kos tersebut.

"Ada aduan masyarakat yang resah dengan keberadaan tempat kos. 'Kok katanya tamunya ganti-ganti' lalu dilaporlah ke kami. Setelah itu kami mengutus tim untuk melakukan investigasi. Setelah kita memiliki sedikit bukti nah makanya kita tetapkan bukan kegiatan razia," jelas Fahmi.

Selanjutnya, 28 orang tersebut dilakukan pembinaan dengan membuat surat pernyataan tidak akan melakukan lagi.

"Sementara dilakukan pembinaan dengan membuat surat pernyataan tidak akan melakukan lagi. Kalau kedua kalinya mereka akan terazia lagi baru kita akan proses lebih lanjut," kata Fahmi.

Fahmi juga menegaskan pihaknya menegur pemilik kos agar tidak menjadikan hunian sebagai tempat prostitusi kembali. Apabila terulang pihaknya akan memproses lebih lanjut dengan pasal membiarkan prostitusi.

"Terhadap pemilik kos kita juga sudah tegur agar memfungsikan tempat kos sesuai dengan fungsinya. Jika ini terulang lagi, pemilik kos bisa dipanggil dan kita juga proses karena masuk dalam pasal yang masuk kategori memfasilitasi dan membiarkan," ucap Fahmi.

Lihat juga Video: Wagub Bakal Tutup Semua Tempat Prostitusi di Jakarta!

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT