Polisi: Pengemudi Mobil Pelat RFQ Seruduk 9 Motor Bukan Pejabat!

ADVERTISEMENT

Polisi: Pengemudi Mobil Pelat RFQ Seruduk 9 Motor Bukan Pejabat!

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 26 Nov 2022 15:07 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Teka-teki pelat RFQ di mobil Toyota Land Cruiser yang menabrak sembilan motor di Sunter, Jakarta Utara, kini telah terjawab. Sopir pria inisial SH itu dipastikan bukan seorang pejabat.

"Itu (sopir) bukan pejabat, bukan pejabat. Hanya memakai nomor itu," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman saat dihubungi, Sabtu (26/11/2022).

Kecelakaan yang melibatkan mobil Toyota Land Cruiser berpelat B-1022-RFQ ini terjadi pada Kamis (24/11) dini hari. Saat itu mobil yang dikendarai oleh SH menabrak sembilan motor yang ada di lokasi.

Pelat RFQ yang terpasang di kendaraan SH pun menjadi sorotan. Dugaan SH merupakan seorang pejabat mencuat setelah pelat RF identik dengan kendaraan milik pejabat.

Namun hasil penelusuran dipastikan pelat kendaraan B-1022-RFQ di mobil Toyota Land Cruiser itu bodong.

"Itu pelatnya nggak sesuai," ujar Latif.

Latif belum memerinci pelat asli di kendaraan yang dikendarai oleh SH. Latif mengatakan SH telah menggunakan pelat RF bukan untuk peruntukannya.

"Dia kan hanya masang, nggak asli," kata Latif.

Kecelakaan Libatkan Mobil Pelat RFQ

Kecelakaan yang melibatkan mobil Land Cruiser dengan pelat RFQ itu terjadi pada Kamis (24/11) sekitar pukul 02.00 WIB. Mobil melaju di Jalan Danau Sunter dari arah selatan dan timur.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan penyidik di lokasi. Polisi menyebut karakteristik ruas jalan yang bergelombang menjadi salah satu pemicu kecelakaan terjadi.

"Dari hasil keterangan saksi dan olah TKP kami, saat kami datangi TKP, apabila bila dilihat dari geometrik dan karakteristik jalan itu, kan semula jalan datar, terus kemudian tiba-tiba nanjak," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara Kompol Edi Purwanto saat dihubungi, Jumat (25/11).

Sopir mobil Land Cruiser inisial SH awalnya melaju di jalan yang datar. Namun SH tidak menyadari ruas jalan berubah ke posisi tanjakan.

Edi juga menyebut SH yang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi menjadi salah satu faktor kecelakaan tersebut.

"Dia lalai dengan kecepatan tinggi yang semula dia di jalan datar dan tiba-tiba nanjak. Dia tidak sadar akhirnya kendaraan itu mental," ungkap Edi.

Simak juga 'Akhir Pelarian Ayah di Jombang Usai Tabrak Lari Anak Sendiri':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mei)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT