ADVERTISEMENT

AKP Irfan Bela Diri: Saya Tinggalkan Identitas Saat Ganti CCTV Kompleks Sambo

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 24 Nov 2022 15:14 WIB
Jakarta -

Mantan Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri AKP Irfan Widyanto membantah keterangan satpam Kompleks Polri Duren Tiga yang menyebut ada orang tidak dikenal yang mengganti CCTV di pos satpam Kompleks Polri Duren Tiga. Irfan menyebut saat itu dirinya meninggalkan identitas, seperti nama, pangkat, dan nomor telepon, di pos satpam tersebut.

"Siap, Yang Mulia, untuk keterangan Seno terkait dengan Marzuki dan Japar, CCTV sudah diganti orang tidak dikenal menyatakan bahwa CCTV oleh saya sendiri. Saya meninggalkan nama, pangkat, serta nomor telepon," kata Irfan saat sidang lanjutan perintangan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat di PN Jaksel, Kamis (24/11/2022).

Irfan mengatakan saat itu bahkan dirinya menyebutkan dari instansi Bareskrim Polri kepada satpam yang berjaga. Irfan tak terima disebut sebagai 'orang tidak dikenal' karena dirinya pada saat itu menyertakan identitas saat ingin mengganti CCTV Kompleks Polri.

"Jadi keberatan Terdakwa apa?" tanya hakim.

"Keberatan saya bahwa, keterangan dari Pak RT ini menyatakan bahwa CCTV diganti oleh orang tak dikenal," jawab Irfan.

"Meninggalkan nama, nomor handphone, akui dari polisi tidak?" tanya hakim.

"Siap, dari Bareskrim, Yang Mulia," jawab Irfan.

Sebelumnya, jaksa membacakan BAP Seno Sukarto selaku ketua RT di Kompleks Polri Duren Tiga. Seno mengaku baru mengetahui penembakan di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga pada Senin, 11 Juli. Penembakan itu sendiri terjadi pada 8 Juli.

"Pada tanggal 9 Juli saya tidak mengetahui atau menerima laporan mengenai pergantian CCTV Kompleks Polri Duren Tiga. Pada hari Senin setelah saya mengetahui bahwa ada penembakan yang terjadi di Kompleks Polri Duren Tiga melalui berita dari media," kata jaksa membacakan BAP Seno.

Baca halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT